Lirik Why Would I Be (Terjemahan) - Teddy Adhitya

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Why Would I Be (Terjemahan) - Teddy Adhitya
(credit: youtube.com/teddyadhitya)
I think i lost my mind
Aku rasa aku sudah kehilangan akal.
I think i lost my sh*t
Aku rasa aku sudah gila.
On the thing that i believe
Tentang hal yang aku percayai.
On the thing that i believe
Tentang hal yang aku percayai.

I believe i let you go
Aku percaya aku sudah melepaskanmu.
Pretty sure you're no longer inside my veins
Aku cukup yakin kamu sudah tidak ada lagi dalam diriku.
Turns out i still can feel the jealousy
Ternyata aku masih bisa merasakan cemburu.
When i see you with another man
Saat aku melihatmu dengan pria lain.

Why would i be
Kenapa aku harus merasa
Strained by the rain of those memories of you
Tertekan oleh hujan kenangan akan dirimu.
Why would i be
Kenapa aku harus merasa
Trapped in a place without no name
Terjebak di tempat tak bernama.
Hoping that you would tell me
Berharap kamu mau memberitahuku.

I think i lost my faith
Aku rasa aku sudah kehilangan iman.
Not because i don't believe in love
Bukan karena aku tidak percaya pada cinta.
But as long as i remember
Tapi selama aku ingat,
Love always brought me down
Cinta selalu menjatuhkanku.
Love always brought me down
Cinta selalu menjatuhkanku.
I'm sink in own thoughts
Aku tenggelam dalam pikiranku sendiri.
Drained in my own world
Terbuang di dunianya sendiri.
Still carrying the melodies of you
Masih membawa melodi tentangmu.
I can still feel the jealousy
Aku masih bisa merasakan cemburu.
When i hear another name inside your prayer
Saat aku mendengar nama lain dalam doamu.

Why would i be
Kenapa aku harus merasa
Strained by the rain of those memories of you
Tertekan oleh hujan kenangan akan dirimu.
Why would i be
Kenapa aku harus merasa
Trapped in a place without no name
Terjebak di tempat tak bernama.
Hoping that you would tell me
Berharap kamu mau memberitahuku.
Why would i be
Kenapa aku harus merasa
Trapped in a place without no name
Terjebak di tempat tak bernama.
Hoping that you would tell me
Berharap kamu mau memberitahuku.

Makna Lagu Why Would I Be - Teddy Adhitya

Lagu ini menggambarkan kondisi seseorang yang merasa sudah move on, tapi ternyata belum sepenuhnya selesai. Di awal dia kayak meyakinkan diri kalau semuanya sudah lewat, bahkan merasa sudah “sembuh” dan nggak lagi terikat. Tapi kenyataannya beda. Begitu lihat orang yang dia cintai dengan orang lain, rasa cemburu itu masih muncul, yang artinya perasaannya belum benar-benar hilang.

Di dalamnya juga ada rasa bingung dan lelah secara emosional. Dia mempertanyakan kenapa dirinya masih terjebak dalam kenangan, seolah-olah nggak bisa keluar dari ruang yang penuh bayangan masa lalu. Kenangan itu datang terus, kayak hujan yang nggak berhenti, dan bikin dia tetap berharap walaupun tahu mungkin nggak ada jawaban yang akan datang.

Secara keseluruhan, lagu ini lebih ke tentang luka cinta yang belum selesai. Bukan karena dia nggak percaya cinta, tapi justru karena terlalu sering disakiti oleh cinta itu sendiri. Jadi yang tersisa sekarang adalah rasa kosong, overthinking, dan perasaan yang masih nyangkut, walaupun dia sudah berusaha keras buat melepaskan.