[Kamu ingin gadis dengan pinggang kecil]
And the perfect smile
[Dan senyum yang sempurna]
Someone who's out every week day
[Seseorang yang keluar setiap hari minggu]
In her dad's new car
[Di mobil baru ayahnya]
You tell me I shouldn't stress out
[Kamu memberi tahuku bahwa aku tidak boleh stres]
Say "It's not that hard"
[Katakan "ini tidak terlalu sulit"]
But I just got a feeling
[Tapi aku hanya punya perasaan]
This will leave an ugly scar
[Ini akan meninggalkan bekas luka yang jelek]
If you say, "She's nothing to worry about"
[Jika kamu mengatakan, "dia tidak perlu dikhawatirkan"]
Then why'd you close your eyes when you said it out loud?
[Lalu kenapa kau menutup matamu saat kau mengatakan dengan keras?]
Stupid boy making me so sad
[Bocah bodoh membuatku sangat sedih]
Didn't think you could change this fast
[Tidak menyangka bisa berubah secepat ini]
She's got everythin' I don't have
[Dia memiliki semua yang tidak aku miliki]
How could I ever compete with that?
[Bagaimana aku bisa bersaing dengan itu?]
I know you'll go and change your mind
[Aku tahu kamu akan pergi dan berubah pikiran]
One day wake up and you're bored with mine
[Suatu hari bangun dan kamu bosan dengan milikku]
And she's all I wanna be, all I wanna be so bad, so bad
[Dan hanya dia yang kuinginkan, semua yang kuinginkan menjadi sangat buruk, sangat buruk]
She's got everything that I don't have
[Dia memiliki semua yang tidak saya miliki]
You want someone you can show off
[Kamu menginginkan seseorang yang bisa kamu pamerkan]
Whenever you go out
[Kapanpun kamu keluar]
To wear a tight mini black dress
[Untuk mengenakan gaun hitam mini yang ketat]
With all her friends around
[Dengan semua teman-temannya di sekitar]
And then you'll probably spend the night at
[Dan kemudian kamu mungkin bermalam di]
Her nice big house
[Rumah besarnya yang bagus]
But then I'll just be someone
[Tapi kemudian aku hanya akan menjadi seseorang]
You've forgotten about, oh
[Kamu lupakan]
If you say, "She's nothing to worry about"
[Jika kamu mengatakan, "dia tidak perlu dikhawatirkan"]
Then why'd you close your eyes when you said it out loud?
[Lalu kenapa kau menutup matamu saat kau mengatakannya dengan keras?]