Lirik Antibiotik - Tangga
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib antibiotik
Geli telinga dengarkan tiga kata kau katakan
Berurutan berderetan berulang-ulang
Bukannya aku tak senang terus kau istimewakan
Tapi hubungan ini kurang gizi, butuh variasi
Awas jadinya, a-a-awas jadinya, cinta kehilangan makna
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib antibiotik
Ku tak ingin terus melulu ucapkan kata i love you
Kayak tak ada kata menarik, itu-itu saja
Awas jadinya, a-awas jadinya, cinta kehilangan makna
I love you sekali sekali, love you dua kali lagi
Tiga empat lima kali ngomong gini tiap hari, coba kalkulasi sendiri
Super sering oooh jadinya garing oooh
Stop ba bi bu i love you, cinta jauh lebih dalam itu
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib
Antibiotik, antibiotik, antibiotik
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib antibiotik
Geli telinga dengarkan tiga kata kau katakan
Berurutan berderetan berulang-ulang
Bukannya aku tak senang terus kau istimewakan
Tapi hubungan ini kurang gizi, butuh variasi
Awas jadinya, a-a-awas jadinya, cinta kehilangan makna
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib antibiotik
Ku tak ingin terus melulu ucapkan kata i love you
Kayak tak ada kata menarik, itu-itu saja
Awas jadinya, a-awas jadinya, cinta kehilangan makna
I love you sekali sekali, love you dua kali lagi
Tiga empat lima kali ngomong gini tiap hari, coba kalkulasi sendiri
Super sering oooh jadinya garing oooh
Stop ba bi bu i love you, cinta jauh lebih dalam itu
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib
Tiga kali sehari, tiga kata kau beri
Ini cinta atau obat sakit kepala
Tak mesti teratur, cukup dengan jujur
Bukan cinta namanya bila mesti rutin sewajib
Antibiotik, antibiotik, antibiotik