Berdiri, di tepi keabadian,
At the start of whatever,
Di awal dari segalanya,
Shouting love at the world.
Berteriak cinta kepada dunia.
Back then, we were like cavemen,
[Dulu, kami seperti manusia gua,]
We’d beam at the moon and the stars,
[Kami akan tersenyum pada bulan dan bintang,]
Then we forgave them.
[Lalu kami memaafkan mereka.]
We will meet you where the lights are,
[Kami akan menemuimu di tempat yang terang,]
The defenders, of the faith we are.
[Para pembela, itulah iman kami.]
Where the thunder turns around they’ll run so hard we’ll tear the ground away.
[Di mana petir berputar, mereka akan berlari kencang hingga tanah terangkat.]
You know no one dies, in these love town lies,
[Kau tahu tidak ada yang mati, dalam kebohongan kota cinta ini,]
Through our love drowned eyes, we’ll watch you sleep tonight.
[Melalui mata kami yang tenggelam dalam cinta, kami akan mengawasimu tidur malam ini.]
Although no one understood we were holding back the flood,
[Meskipun tidak ada yang mengerti, kami menahan banjir,]
Learning how to dance the rain.
[Belajar bagaimana menari di bawah hujan.]
We were holding back the flood they said we’d never dance again.
[Kami menahan banjir, mereka bilang kami tidak akan pernah menari lagi.]
Bleeding, but none of us leaving,
[Berjuang, tapi tidak ada yang pergi,]
Watch your mouth son or you’ll find yourself floating home.
[Hati-hati bicara, nak, atau kau akan menemukan dirimu melayang pulang.]
Here we come now on a dark star,
[Di sini kami datang sekarang di bintang gelap,]
seeing demons, not what we are.
[Melihat iblis, bukan siapa kami.]
Tiny minds and eager hands will try to strike but now will end today.
[Pikiran kecil dan tangan yang bersemangat akan mencoba menyerang, tapi hari ini akan berakhir.]
There’s progress now where there once was none,
[Ada kemajuan sekarang di tempat yang dulu tidak ada,]
where there once was ah, then everything came along.
[Di mana dulu ada, ah, lalu segalanya datang.]
Although no one understood, we were holding back the flood learning how to dance the rain.
[Meskipun tidak ada yang mengerti, kami menahan banjir belajar bagaimana menari di bawah hujan.]
There was more of them than us now they’ll never dance again.
[Mereka lebih banyak dari kami, sekarang mereka tidak akan pernah menari lagi.]
Although no one understood there was more of them than us learning how to dance the rain,
[Meskipun tidak ada yang mengerti, mereka lebih banyak dari kami belajar bagaimana menari di bawah hujan,]
We were holding back the flood they said we’d never dance again.
[Kami menahan banjir, mereka bilang kami tidak akan pernah menari lagi.]
We will meet you where the lights are,
[Kami akan menemuimu di tempat yang terang,]
The defenders, of the faith we are.
[Para pembela, itulah iman kami.]
Where the thunder turns around they’ll run so hard we’ll tear the ground away.
[Di mana petir berputar, mereka akan berlari kencang hingga tanah terangkat.]
Although no one understood, there was more of them than us learning how to dance the rain.
[Meskipun tidak ada yang mengerti, ada lebih banyak dari mereka daripada kami belajar bagaimana menari di bawah hujan.]
(learning how to dance the rain)
[(belajar bagaimana menari di bawah hujan)]
There was more of them than us now they’ll never dance again.
[Ada lebih banyak dari mereka daripada kami, sekarang mereka tidak akan pernah menari lagi.]
Now we’ll never dance again.
[Sekarang kami tidak akan pernah menari lagi.]
Oh ahh, Oh ahh, Oh ahh, Oh ahh,
[Oh ahh, Oh ahh, Oh ahh, Oh ahh,]
Oh aah, Oh ahh, Oh ahh...
[Oh aah, Oh ahh, Oh ahh...]