Dunia ini seperti kastil yang sepi
Mutually seeking
Saling mencari
On that day the bugle horns that announce love
Di hari itu, terompet yang mengumandangkan cinta
Saw your smile
Melihat senyummu
I am here and you on the opposite shore, searching
Aku di sini dan kamu di seberang sana, mencari
Days and nights flow away from us
Hari dan malam mengalir menjauh dari kita
In this sea of people I stretch out my hand to you
Di lautan orang-orang ini, aku mengulurkan tangan padamu
The courage that makes me want me catch hold of destiny
Keberanian yang membuatku ingin meraih takdir
Love is a rugged road and I finally can hug you
Cinta adalah jalan yang terjal dan akhirnya aku bisa memelukmu
Meeting your string of destiny, that split second where I experienced real love
Bertemu dengan benang takdirmu, detik itu saat aku merasakan cinta sejati
The strings of destiny of two people, two roads leading to the same end point
Benang takdir dua orang, dua jalan yang menuju tujuan yang sama
Other sights leave no memories
Pemandangan lain tak meninggalkan kenangan
You are my most beautiful April day
Kamu adalah hari April terindah bagiku
Every fragment of memories
Setiap potongan kenangan
Made into the bookmarks of love
Dijadikan penanda cinta
Meeting your string of fate, heaven means being right by your side
Bertemu dengan benang nasibmu, surga berarti berada di sisimu
The strings of fate of two people; Happiness is held in the spaces between interlocked fingers
Benang nasib dua orang; Kebahagiaan terletak di antara jari-jari yang saling menggenggam
Through eye contact there is no need for words
Melalui tatapan, tak perlu kata-kata
There is only a need to look towards the other to hear
Hanya perlu saling memandang untuk mendengar
A soundless harmony
Sebuah harmoni tanpa suara
Performing forever and never changing
Berkelanjutan selamanya dan takkan pernah berubah
Every day that I love you
Setiap hari aku mencintaimu
The merry go round sings a minor D
Kincir ria bernyanyi dalam nada D minor
Tow good are fairytales
Dongeng terlalu baik
We do not need the green birds of happiness
Kita tak butuh burung hijau kebahagiaan
We just need to lean on each other
Kita hanya perlu bersandar satu sama lain
I am here and you on the opposite shore, searching
Aku di sini dan kamu di seberang sana, mencari
Days and nights flow away from us
Hari dan malam mengalir menjauh dari kita
In this sea of people I stretch out my hand to you
Di lautan orang-orang ini, aku mengulurkan tangan padamu
The courage that makes me want me catch hold of destiny
Keberanian yang membuatku ingin meraih takdir
Love is a rugged road and I finally can hug you
Cinta adalah jalan yang terjal dan akhirnya aku bisa memelukmu
Meeting your string of destiny, that split second where I experienced real love
Bertemu dengan benang takdirmu, detik itu saat aku merasakan cinta sejati
The strings of destiny of two people, two roads leading to the same end point
Benang takdir dua orang, dua jalan yang menuju tujuan yang sama
Other sights leave no memories
Pemandangan lain tak meninggalkan kenangan
You are my most beautiful April day
Kamu adalah hari April terindah bagiku
Every fragment of memories
Setiap potongan kenangan
Made into the bookmarks of love
Dijadikan penanda cinta
Meeting your string of fate, heaven means being right by your side
Bertemu dengan benang nasibmu, surga berarti berada di sisimu
The strings of fate of two people; Happiness is held in the spaces between interlocked fingers
Benang nasib dua orang; Kebahagiaan terletak di antara jari-jari yang saling menggenggam
Through eye contact there is no need for words
Melalui tatapan, tak perlu kata-kata
There is only a need to look towards the other to hear
Hanya perlu saling memandang untuk mendengar
A soundless harmony
Sebuah harmoni tanpa suara
Performing forever and never changing
Berkelanjutan selamanya dan takkan pernah berubah
Every day that I love you
Setiap hari aku mencintaimu
Every page, there is love’s bookmark (in every page there is love’s bookmark)
Setiap halaman, ada penanda cinta (di setiap halaman ada penanda cinta)
Every line, forever unchanging (oh~ forever unchanging)
Setiap baris, selamanya tak berubah (oh~ selamanya tak berubah)
Meeting your string of destiny, that split second where I experienced real love
Bertemu dengan benang takdirmu, detik itu saat aku merasakan cinta sejati
The strings of destiny of two people, two roads leading to the same end point
Benang takdir dua orang, dua jalan yang menuju tujuan yang sama
Through eye contact there is no need for words
Melalui tatapan, tak perlu kata-kata
There is only a need to look towards the other to hear
Hanya perlu saling memandang untuk mendengar
A soundless harmony
Sebuah harmoni tanpa suara
Performing forever and never changing
Berkelanjutan selamanya dan takkan pernah berubah
Every day that I love you
Setiap hari aku mencintaimu