Ayah, aku adalah anakmu
geuraeseo nan algo shipeoyo
Karena itu, aku ingin tahu
appaga maeil achim deushin haejangguk nan maewoseo meokgi shireunde
Ayah, setiap pagi kau membuat sup hangat, dan aku malas untuk memakannya
appan geuge jona bwa
Tapi, lihatlah itu, ayah
ihae mot hagesseo ibdo jjalbeumyeonseo
Aku tidak bisa mengerti, bibirku terasa kaku
ttokgateun eumshik wae maeil meokneunji molla
Kenapa aku harus makan makanan yang sama setiap hari, aku tidak tahu
I don’t know dangshine haejangguk naembi badagi boil ttaekkaji deurikyeon gungmul
Aku tidak tahu, sampai saat sup hangat ini mendidih, kau menghangatkannya
ppalgako maebgo tteugeowo boin gungmureul neomgin hu
Setelah menghangatkannya, aku melihatnya menjadi lebih merah dan hangat
naeshwideon dangshine hansum waeinji gireosseo
Kau menunggu dengan sabar, tidak tahu apa yang kau inginkan
hangsang gidaegiman haeseo amugeotto mollasseoyo, mollasseoyo
Selalu hanya menunggu, aku tidak mengerti, tidak mengerti
eonjejjeum al su isseulkka maeil shiwonhada haetteon geu uimireul
Entah kapan aku bisa mengerti, setiap hari aku menginginkan rasa itu
nan ajikdo molla
Aku masih tidak tahu
ttatteuthan haejangguk geu haejangguk
Sup hangat itu, sup hangat yang sama
chagabge naebaeteun hansummajeo nogyeojul su ittamyeon
Jika bisa menghangatkan hatiku dengan satu sendok
ttatteuthan haejangguk geu haejangguk haejangguk
Sup hangat itu, sup hangat, sup hangat
geuge wiroga dwendamyeon
Jika itu bisa menghangatkan hatiku
eojetbam abeojiga ibeun jeongjange baen
Tadi malam, ayah berada di meja makan
geunshim geokjeong gomindeullo gadeukhan naemsae
Dengan penuh perhatian, mengisi dengan rasa sayang
geu sungan nan geu uimiga haengbogigil barae
Saat itu, aku berharap rasa itu membawa kebahagiaan
geu baraemeun naye mokshi keuda saenggakhae
Rasa itu, aku memikirkan makanan yang hangat
eolma jeon kkaedareun abeojiye haejangguk
Berapa banyak sup hangat yang ayah buat
geuge byeoldareun uimiga eopseul geora saenggakhaetneunde
Aku berpikir rasa itu tidak akan pernah hilang
geu uimiga byeolge aniji aneul georan saenggak
Rasa itu tidak akan menjadi sesuatu yang biasa
nado najungen geu uimireul alge dwelkka
Aku juga ingin mengerti rasa itu
hangsang gidaegiman haeseo amugeotto mollasseoyo, mollasseoyo
Selalu hanya menunggu, aku tidak mengerti, tidak mengerti
eonjejjeum al su isseulkka maeil shiwonhada haetteon geu uimireul
Entah kapan aku bisa mengerti, setiap hari aku menginginkan rasa itu
nan ajikdo molla
Aku masih tidak tahu
ttatteuthan haejangguk geu haejangguk
Sup hangat itu, sup hangat yang sama
chagabge naebaeteun hansummajeo nogyeojul su ittamyeon
Jika bisa menghangatkan hatiku dengan satu sendok
ttatteuthan haejangguk geu haejangguk haejangguk
Sup hangat itu, sup hangat, sup hangat
geuge wiroga dwendamyeon
Jika itu bisa menghangatkan hatiku
abeoji naneun abeojiye adeul
Ayah, aku adalah anakmu
geuraeseo nan algo shipeoyo
Karena itu, aku ingin tahu
geuraeseo nan al su isseo
Karena itu, aku bisa mengerti
abeoji naneun abeojiye adeul
Ayah, aku adalah anakmu
geuraeseo nan algo shipeoyo
Karena itu, aku ingin tahu
geuraeseo nan al su isseo
Karena itu, aku bisa mengerti
abeoji naneun abeojiye adeul
Ayah, aku adalah anakmu
geuraeseo nan algo shipeoyo
Karena itu, aku ingin tahu
geuraeseo nan al su isseo
Karena itu, aku bisa mengerti