Apakah kamu takut, takut akan kebenaran? Ada cermin yang menatapmu kembali.
The image is cracked but so is the view, yeah.
Gambarnya retak, begitu juga pandangannya, ya.
The strength of a tree begin in the roots that are tender barried into you at least now the storm cant blow me away.
Kekuatan pohon dimulai dari akar yang lembut tertanam dalam dirimu, setidaknya sekarang badai tak bisa menghempaskanku.
So crawl inside my head with me.
Jadi, masuklah ke dalam kepalaku bersamaku.
I'll show you how it feels to be, to bleed like me.
Aku akan menunjukkan padamu bagaimana rasanya, berdarah sepertiku.
Should I be afraid of this face that I see this mirror staring back at me so gone are the days where I listen to you.
Haruskah aku takut pada wajah ini yang kulihat, cermin ini menatapku, hari-hari dimana aku mendengarkanmu sudah berlalu.
And you say that I'm weak show me the proof because I still exist in spite of you but I want to be with you everyday.
Dan kamu bilang aku lemah, tunjukkan buktinya, karena aku masih ada meski ada dirimu, tapi aku ingin bersamamu setiap hari.
Schizophrenic conversations that I'm always having with myself
Percakapan skizofrenia yang selalu kujalani dengan diriku sendiri
I hear these voices in my head are bleeding maybe I could use a little help
Aku mendengar suara-suara ini di kepalaku berdarah, mungkin aku butuh sedikit bantuan.
I still have schizophrenic conversations where there's no one else around to hear.
Aku masih memiliki percakapan skizofrenia di mana tak ada orang lain di sekitar untuk mendengarnya.
I long for solitude and peace within to bottle all the anger that I feel.
Aku merindukan kesendirian dan ketenangan di dalam untuk menampung semua kemarahan yang aku rasakan.