Lirik Samsara - Soegi Bornean
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
(Credit: instagram.com/soegiborneanmusik)
Hu-uh-uh-uh-uh
Ha-ah-ah-ah-ah
Ada hal yang tak perlu digenggam
Rindu yang tak perlu diratapi
Luka yang tak perlu, sekarang diobati (obati)
Hanya sesekali 'tuk diziarahi
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ah-ah-ah-ah
Bersemayam di altar biru
'Tuk seluruh ratap dan sedu
Samsara dukamu, bukan lagi sajak-sajakku (sajak-sajakku)
Pancaran merah muda yang layu
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ah-ah-ah-ah
Menuju berusia
Memang penuh kesia-siaan
Seperti segala
Yang tak punya umpama
Bersemayam di altar biru
'Tuk seluruh ratap dan sedu
Samsara dukamu, bukan lagi sajak-sajakku
Pancaran merah muda yang layu
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ha-ah-ah-ah
Menuju berusia
Memang penuh kesia-siaan
Seperti segala
Yang tak punya umpama
Ah-ah-ah-ah-ah
Uh-uh-uh-uh-uh
Ha-ah-ah
Pasrah, begitu terasa
Saat kata memulai mengada
Tentang arti kata lara
Duka, sengsara
Yang tak kautahu, kekasihku
Mengikhlas itu setingginya ilmu
Meski saban waktu
Kutimang jiwaku (jiwaku)
Ha-ah-ah-ah-ah
Ada hal yang tak perlu digenggam
Rindu yang tak perlu diratapi
Luka yang tak perlu, sekarang diobati (obati)
Hanya sesekali 'tuk diziarahi
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ah-ah-ah-ah
Bersemayam di altar biru
'Tuk seluruh ratap dan sedu
Samsara dukamu, bukan lagi sajak-sajakku (sajak-sajakku)
Pancaran merah muda yang layu
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ah-ah-ah-ah
Menuju berusia
Memang penuh kesia-siaan
Seperti segala
Yang tak punya umpama
Bersemayam di altar biru
'Tuk seluruh ratap dan sedu
Samsara dukamu, bukan lagi sajak-sajakku
Pancaran merah muda yang layu
Ha-ah-ah-ah-ah
Ha-ha-ah-ah-ah
Menuju berusia
Memang penuh kesia-siaan
Seperti segala
Yang tak punya umpama
Ah-ah-ah-ah-ah
Uh-uh-uh-uh-uh
Ha-ah-ah
Pasrah, begitu terasa
Saat kata memulai mengada
Tentang arti kata lara
Duka, sengsara
Yang tak kautahu, kekasihku
Mengikhlas itu setingginya ilmu
Meski saban waktu
Kutimang jiwaku (jiwaku)