Jernih di langit
A place for you and I
Tempat untuk kita berdua
Im breathless and speechless
Aku terengah-engah dan tak bisa berkata-kata
With closed doors to hide
Dengan pintu tertutup untuk bersembunyi
She knows that Ive been waiting
Dia tahu aku sudah menunggu
To show her this sight
Untuk menunjukkan pemandangan ini padanya
Impatiently shes gripping
Dengan sabar dia menggenggam
Her pillow so tight
Bantalnya dengan erat
When she comes home tonight
Saat dia pulang malam ini
And we turn down the lights, its right
Dan kita matikan lampu, itu pas
I still see every smile
Aku masih melihat setiap senyuman
She throws my way
Yang dia lemparkan padaku
When she comes home tonight
Saat dia pulang malam ini
And we drink too much, but its alright
Dan kita minum terlalu banyak, tapi tidak apa-apa
Cause I still see every smile
Karena aku masih melihat setiap senyuman
She throws my way
Yang dia lemparkan padaku
We stumble over words onto the bed
Kita tersandung kata-kata di atas ranjang
We know its goin down, but its never been said
Kita tahu ini akan terjadi, tapi tak pernah diucapkan
Im ready, Im ready to go.
Aku siap, aku siap untuk pergi.
When she comes home tonight
Saat dia pulang malam ini
And we turn down the lights, its right
Dan kita matikan lampu, itu pas
I still see every smile
Aku masih melihat setiap senyuman
She throws my way
Yang dia lemparkan padaku
When she comes home tonight
Saat dia pulang malam ini
And we drink too much, but its alright
Dan kita minum terlalu banyak, tapi tidak apa-apa
Cause I still see every smile
Karena aku masih melihat setiap senyuman
She throws my way
Yang dia lemparkan padaku