Lagu ini ngebawa identitas jalanan yang kuat, campuran budaya Jamaika, Inggris (Brixton), dan Italia yang jadi latar hidup mereka. Liriknya penuh kebanggaan soal asal-usul, bahasa, makanan, musik, dan gaya hidup yang kebentuk dari lingkungan keras tapi kreatif. Mereka nunjukin kalau kultur street itu bukan cuma gaya, tapi pengalaman hidup yang asli dan nggak bisa ditiru modal Google Maps doang.
Selain itu, ada pesan tentang percaya diri dan posisi mereka di skena musik, terutama pengaruh reggae/dancehall yang dibawa ke ranah internasional. Mereka ngerayain perjalanan dari komunitas imigran dan kelas bawah sampai bisa sukses, tetap bawa identitas tanpa harus nurut standar industri. Intinya, ini anthem tentang real culture, pride, dan perjalanan global dari Kingston ke Brixton sampai Eropa dengan gaya rebel tapi autentik.