Biar menjadi ikatan abadi
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Bermusim kita bersama
Menyemai ikatan cinta
Tak mungkin kasihku hilang
Kukunci hati untukmu
Ku genggam kenangan indah
Simpanlah senda gurauan
Andainya kau kerinduan
Itulah jadi penanwar
Sungguh ku terharu dan pilu
Kasih kusemai kau abaikan
Putusnya ikatan cinta
Mungkin tiada jodoh kita
Menangis hati ini
Ku juga bersimpati
Hancurnya harapanku
Maafkan sayang
Kasihmu yang berubah
Aku pun tak menyangka
Itulah alasanmu, pergilah sayang
Biar rindu di kejauhan
Menemani hati yang gelisah
Semoga bertemu jua kebahagiaan
Telah kucoba meminta kasihmu
Biar menjadi ikatan abadi
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang meminta
Namun apa daya terlerai janji kita
Mungkin takdir yang menimpa
Mengikhlaskan Cinta yang Terhalang Takdir
Lirik lagu ini menceritakan tentang pedihnya perpisahan sepasang kekasih yang harus merelakan hubungan mereka kandas di tengah jalan.Padahal, mereka sudah lama bersama dan sempat bermimpi membangun cinta yang abadi sampai mengunci hati hanya untuk satu sama lain.Rasa kecewa dan pilu begitu terasa ketika kasih yang dirawat justru terabaikan,hingga akhirnya mereka sadar bahwa hubungan tersebut memang tidak berjodoh dan takdir meminta mereka untuk berpisah.
Meski hancur dan menangis karena harapan yang pupus,keduanya memilih untuk saling memaafkan dan melepaskan satu sama lain secara dewasa.Semua kenangan indah serta canda gurau di masa lalu tetap disimpan rapi di dalam hati sebagai penawar rindu saat rasa sepi datang menghampiri.Di balik rasa gelisah dan perpisahan yang menyakitkan,terselip keikhlasan serta doa tulus agar masing-masing dari mereka tetap bisa menemukan kebahagiaan di masa depan.




















