• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Tabola Bale - Silet Open Up

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan (hei!)

Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e

Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e

Ade lewat lorong depan rumah
Kaka jadi salting sampe mood berubah
Semangat tiba-tiba gara-gara Ade Nona
Ini bidadari Timur siapa yang punya?

Kaka lacak ko pu nama
Barang itu tra pake lama
Langsung tanya di ko pu Mama
Ternyata Ade Nona, ko pu nama Maimuna

Eh, Maimuna, eh, lucunya
Kaka harap bisa satu rumah
Kalau terima sa pu cinta
Kaka janji kita langsung nikah

Ondeh, Uda, janlah baitu bana
Denai ko indaklah nan sarupo itu
Dek hanyo takuik mancaliak Uda
Acok mabuak-mabuakan

Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan
Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan

Ah, wadaw-wadaw, ini anak gaga lai
Su bale Jawa, tambah bening aja lai
Gaya semakin beda, bibir merah-merah
Aduh, Mama, Mama, ini siapa punya anak?

Dulu masih kici, kici, kici (Nona)
Sekarang bale Jawa makin cantik (Nona)
Ko perfect sekali, asli bidadari jatuh dari langit

Kalau jadi deng Ade, kaka stop bamabo to
Su pasti kaka ni Ade pu jodoh
Sumpah ni ja'o sodho, iwa mbodho

Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka
Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah
Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?
Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka
Kaka jadi jatoh e

Kaka tabola-bale lia Ade Nona e
Su makin manyala e, kaka hati susah e
Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e

Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale
Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e

Makna lagu Tabola Bale

Lirik lagu ini pada dasarnya bercerita tentang perasaan jatuh cinta yang datang tiba tiba dan bikin hati jadi ribet sendiri. Sosok 'Ade Nona' digambarkan sebagai perempuan yang makin hari makin cantik, auranya makin menyala, sampai bikin si 'kaka' salah tingkah setiap kali melihatnya. Dari yang awalnya cuma diam dan memendam rasa, lama lama perasaan itu makin kuat dan susah dikontrol. Tatapan, gaya, bahkan sekadar lewat di depan rumah saja sudah cukup bikin hati berdebar dan pikiran ke mana mana.

Makna lainnya ada di perubahan sosok Ade Nona yang digambarkan pulang dari rantau dan tampil beda. Dulu masih polos dengan rambut dikepang, sekarang tampil lebih dewasa, stylish, dan kelihatan makin manis. Perubahan ini bukan cuma soal fisik, tapi juga simbol bahwa waktu berjalan dan rasa kagum itu tumbuh seiring kedewasaan. Kekaguman si kaka sampai ke level serius, terlihat dari niat melacak nama, kenal orang tua, bahkan kepikiran untuk langsung menikah. Ini menunjukkan cinta yang awalnya cuma kagum, berubah jadi keinginan untuk punya masa depan bareng.

Di sisi lain, lirik ini juga punya nuansa saling tarik ulur yang ringan dan lucu. Ada bagian di mana pihak perempuan masih ragu, takut, dan belum sepenuhnya yakin karena melihat kebiasaan si pria di masa lalu. Hal ini bikin ceritanya terasa lebih realistis, karena cinta tidak selalu langsung mulus. Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan cinta khas anak muda yang polos, heboh, penuh pujian, sedikit lebay, tapi jujur dan tulus. Rasa kagum, deg degan, sampai keinginan serius semuanya dibungkus dengan bahasa daerah yang santai dan bikin senyum senyum sendiri saat didengar.