Lagu ini menggunakan “origami” sebagai simbol hubungan yang rapuh. Origami terbuat dari kertas yang dilipat dengan hati-hati, tapi juga bisa mudah rusak jika tidak dijaga. Di dalam liriknya, Sienna Spiro menggambarkan hubungan yang terlihat indah dari luar, tapi sebenarnya sangat mudah hancur karena terlalu banyak tekanan, kesalahpahaman, atau luka yang tidak diselesaikan.
Selain itu, lagu ini juga menggambarkan bagaimana seseorang mencoba menyesuaikan diri dalam hubungan, seperti kertas yang dilipat berkali-kali untuk membentuk sesuatu yang diinginkan. Kadang seseorang mengubah dirinya demi pasangannya, sampai akhirnya merasa lelah atau kehilangan bentuk aslinya. Hal ini menunjukkan perjuangan untuk mempertahankan hubungan yang sebenarnya sudah mulai rapuh.
Secara keseluruhan, “Origami” membawa pesan tentang kerapuhan dalam hubungan dan bagaimana cinta bisa terasa indah tapi juga mudah hancur. Lagu ini terasa emosional dan reflektif, menggambarkan perasaan seseorang yang menyadari bahwa tidak semua hubungan bisa bertahan meskipun sudah diperjuangkan dengan hati-hati.