Di bawah langit, kita menangis,
and we know you left tonight,
dan kita tahu kau pergi malam ini,
it got hard to watch you leave,
sulit sekali melihatmu pergi,
society please hear our plea,
masyarakat, tolong dengarkan permohonan kami,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
I’ll take my illusions,
Aku akan bawa ilusi-ilusiku,
and take them to the wall,
dan membawanya ke tembok,
and in this life we live,
dan dalam hidup ini,
it’s great to hear them all,
senang sekali mendengarnya semua,
so bottle it up pass it away,
jadi simpan dan lalu bagikan,
save it for another day,
simpan untuk hari lain,
don’t worry about your yesterdays,
jangan khawatir tentang kemarinmu,
try to find a brand new way,
cobalah temukan cara yang baru,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
There was once a rock band,
Dulu ada sebuah band rock,
who was growing on the streets,
yang tumbuh di jalanan,
and yes all those times are just distant memories,
dan ya, semua waktu itu hanya kenangan jauh,
then one day as time went by it just became a joke,
lalu suatu hari, seiring berjalannya waktu, itu jadi lelucon,
and then guess what? It all went up in smoke,
dan tebak apa? Semua itu lenyap begitu saja,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
We all live in a static age,
Kita semua hidup di zaman statis,
everybody acts in rage,
semua orang bertindak marah,
(Whisper Chorus)
(Paduan Suara Bisikan)
James Screams...
James Berteriak...