[Tidur. Masuklah.]
I would like for you to spend the night with me.
[Aku ingin kamu menghabiskan malam ini bersamaku.]
Sleep. Where you been.
[Tidur. Kemana saja kamu?]
I have surely missed you since you’ve been gone.
[Aku sangat merindukanmu sejak kamu pergi.]
I have walked the dirt and seen the clouds in the sky and
[Aku telah berjalan di tanah dan melihat awan di langit dan]
seen them different in the daytime.
[melihatnya berbeda di siang hari.]
It hurts my eyes to close them cause they only close to blink away the tears that I cry.
[Menutup mataku menyakitkan karena mereka hanya tertutup untuk menghapus air mata yang kutumpahkan.]
Sleep. Be my friend.
[Tidur. Jadilah temanku.]
I could use a close one to remind me how to live again.
[Aku butuh seseorang yang dekat untuk mengingatkanku bagaimana hidup lagi.]
Sleep. Make it end.
[Tidur. Akhiri semua ini.]
Let me rest and lie beside my tired old bones and hold me.
[Biarkan aku beristirahat dan berbaring di samping tulang tuaku yang lelah dan peluk aku.]
Sing to me a lullaby on hopes of shutting down these eyes and close out the world.
[Nyanyikan aku lagu pengantar tidur dengan harapan bisa menutup mata ini dan mengabaikan dunia.]
Force me to dream so I’ll know I’ve slept and shelter me from daylights creeping fingers.
[Paksa aku untuk bermimpi agar aku tahu aku telah tidur dan lindungi aku dari jari-jari siang yang merayap.]
Sleep. Please appear.
[Tidur. Tolong muncul.]
Show to me your face and tell me it’s ok to rest.
[Tunjukkan wajahmu dan katakan padaku bahwa sudah saatnya untuk beristirahat.]
Sleep. Help me try,
[Tidur. Bantu aku untuk mencoba,]
To put my body down on pillows made out of my Mama’s womb.
[Untuk meletakkan tubuhku di atas bantal yang terbuat dari rahim Mama.]
Satisfy my eagerness for comfort in this time of worry let me let it go.
[Puaskan kerinduanku akan kenyamanan di saat-saat cemas ini, biarkan aku melepaskannya.]
When I’m sure the lights are out and sandman throws himself about
[Ketika aku yakin lampu sudah mati dan manusia pasir bergerak kesana kemari]
I’ll trust you again.
[Aku akan mempercayaimu lagi.]
Sleep. Say my prayers.
[Tidur. Ucapkan doaku.]
Asking for a place that looks like all the nighttime fantasies.
[Meminta tempat yang terlihat seperti semua fantasi malam.]
Sleep. Are you here?
[Tidur. Apakah kamu di sini?]
Are you real and am I snuggling down tonight?
[Apakah kamu nyata dan apakah aku akan berpelukan malam ini?]