Dia berbau seperti jam 2 pagi
Took him back to her place
Membawanya kembali ke tempatnya
Where all the saints adorn the walls
Di mana semua santo menghiasi dinding
Delivering her from grace
Menyelamatkannya dari kehampaan
He knew he should leave
Dia tahu dia harus pergi
That this could only turn cold
Bahwa ini hanya akan berujung dingin
She was a bad bad girl
Dia adalah gadis nakal
So he told her so
Jadi dia bilang begitu padanya
Under the shadows of doubt
Di bawah bayang-bayang keraguan
He had the whisper of lust
Dia mendengar bisikan nafsu
He said no touching tonight
Dia bilang tidak boleh sentuh malam ini
She closed her eyes in his trust
Dia menutup matanya dalam kepercayaannya
She said tuck me in
Dia bilang selimuti aku
He knew his judgement was sound
Dia tahu penilaiannya tepat
Still he pulled back the sheets
Namun dia menarik selimutnya
And said you better lie down cuz the angels are watching
Dan bilang, sebaiknya kamu berbaring karena para malaikat sedang mengawasi
She closed her eyes and said quit the talking
Dia menutup matanya dan bilang hentikan bicara
You can hurt me do whatever you like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau
Her every word was in italics
Setiap kata-katanya terucap dengan tegas
As it would fall from her lips
Saat itu keluar dari bibirnya
The walls made of broken promises
Dinding-dinding terbuat dari janji yang hancur
He hoped this wouldn't be his
Dia berharap ini tidak akan menjadi miliknya
She said tell me what to do
Dia bilang, bilang apa yang harus aku lakukan
He knew right then he was done
Dia tahu saat itu dia sudah selesai
Feeling lonely and confused
Merasa kesepian dan bingung
He said you better lie down cuz the angels are watching
Dia bilang, sebaiknya kamu berbaring karena para malaikat sedang mengawasi
She closed her eyes and said quit the talking
Dia menutup matanya dan bilang hentikan bicara
You can hurt me do whatever you like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau
So he said shut your mouth girl the angels are listening
Jadi dia bilang, tutup mulutmu, gadis, para malaikat sedang mendengarkan
You better lie down cuz the angels are watching
Sebaiknya kamu berbaring karena para malaikat sedang mengawasi
She closed her eyes and said quit the talking
Dia menutup matanya dan bilang hentikan bicara
You can hurt me do whatever you like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau
She crossed herself now the moments are missing
Dia menandai dirinya, sekarang momen-momen itu hilang
You can hurt me do whatever you like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau
Glancing through the curtains
Melirik melalui tirai
Questions on her tongue
Pertanyaan di ujung lidahnya
She spoke in third person
Dia berbicara dalam orang ketiga
And he had seen every one
Dan dia telah melihat semuanya
Awkward and admitted
Canggung dan mengakui
Said shut the door when you go
Dia bilang tutup pintu saat kamu pergi
Perhaps he should have reconsidered (oh no)
Mungkin dia harus mempertimbangkan kembali (oh tidak)
When he said you better lie down cuz the angels are watching
Saat dia bilang sebaiknya kamu berbaring karena para malaikat sedang mengawasi
She closed her eyes and said quit the talking
Dia menutup matanya dan bilang hentikan bicara
You can hurt me do whatever you'd like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau
So he said shut your mouth girl the angels are listening
Jadi dia bilang, tutup mulutmu, gadis, para malaikat sedang mendengarkan
She crossed herself now the moments are missing
Dia menandai dirinya, sekarang momen-momen itu hilang
You can hurt me do whatever you like
Kamu bisa menyakitiku, lakukan apa pun yang kamu mau