Datanglah dan dengarkan, berani dan tinggi,
The greatest tale I have to tell you,
Cerita terhebat yang ingin kukisahkan padamu,
It was a bleak and barren moor.
Itu adalah lahan tandus dan gersang.
In ancient days he fell.
Di zaman kuno, dia jatuh.
There rode a man of high renown
Ada seorang pria terkenal yang mengendarai kuda,
His name it came as hunter Childe.
Namanya dikenal sebagai Pemburu Childe.
Every day he chased heath and waste
Setiap hari dia mengejar belukar dan puing-puing,
On a moor so black and wild.
Di lahan yang hitam dan liar.
The wind blew in and that hunter
Angin bertiup dan sang pemburu itu
Fell upon a bed of snow.
Jatuh di atas tumpukan salju.
The night drew in and that thunder
Malam mendekat dan petir itu
Stuck him in a steady hole.
Menjebaknya di sebuah lubang yang dalam.
He looked up high and he begged her
Dia menengadah dan memohon padanya,
"Let me see my lover home."
"Biarkan aku melihat kekasihku pulang."
The moon called out to the hunter
Bulan memanggil sang pemburu,
"Come into the shadows."
"Masuklah ke dalam bayangan."
He drew a knife from off his back,
Dia mengeluarkan pisau dari punggungnya,
Upon the ground his horse was lying.
Di tanah, kudanya tergeletak.
He cut a measure, just full size
Dia memotong ukuran yang pas,
To rest there for the night.
Agar bisa beristirahat di sana semalaman.
With his finger dipped in blood
Dengan jarinya yang dicelupkan dalam darah,
He scrabbled words along the stones,
Dia menulis kata-kata di atas batu,
"Upon my will, God fulfill,
"Atas kehendakku, Tuhan penuhi,
Rest these heavy bones."
Istirahatkan tulang-tulang berat ini."
The wind blew in and that hunter
Angin bertiup dan sang pemburu itu
Fell upon a bed of snow.
Jatuh di atas tumpukan salju.
The night drew in and that thunder
Malam mendekat dan petir itu
Stuck him in a steady hole.
Menjebaknya di sebuah lubang yang dalam.
He looked up high and he begged her
Dia menengadah dan memohon padanya,
"Let me see my lover home."
"Biarkan aku melihat kekasihku pulang."
The moon called out to the hunter
Bulan memanggil sang pemburu,
"Come into the shadows."
"Masuklah ke dalam bayangan."
Take a warning when you’re in the wild,
Ambil peringatan saat kamu berada di alam liar,
Against the skyline, off the high road.
Di balik garis langit, jauh dari jalan utama.
For the memory of hunter Childe
Karena kenangan tentang Pemburu Childe
Should rest you on your way.
Seharusnya menemanmu dalam perjalananmu.
He was a man of high renown,
Dia adalah seorang pria terkenal,
His name it came, then blew away.
Namanya terkenal, lalu lenyap.
Upon his will the moon to steal,
Atas kehendaknya, bulan mencuri,
In the shadows he will lay.
Di dalam bayangan, dia akan berbaring.
The wind blew in and that hunter
Angin bertiup dan sang pemburu itu
Fell upon a bed of snow.
Jatuh di atas tumpukan salju.
The night drew in and that thunder
Malam mendekat dan petir itu
Stuck him in a steady hole.
Menjebaknya di sebuah lubang yang dalam.
He looked up high and he begged her
Dia menengadah dan memohon padanya,
"Let me see my lover home."
"Biarkan aku melihat kekasihku pulang."
The moon called out to the hunter
Bulan memanggil sang pemburu,
"Come into the shadows."
"Masuklah ke dalam bayangan."