Lirik Matinya Kepakaran

[Verse 1]
Membuka pagi hari
Membaca opini angkuh
Berdasar konspirasi
Buat kita bergaduh

[Pre-Chorus]
Membodoh menggemuruh
Mengakumulasi
Akal sehat meruntuh
(Masanya disilusi, masanya disilusi, masanya disilusi, masanya disilusi)

[Chorus]
Matinya kepakaran
Susutnya pengetahuan
Matinya kepakaran
Literasi itu harapan

[Verse 2]
Dalam era sosial media disinformasi merajalela
Ketika pesohor lebih didengar daripada seorang pakar
Tanpa latar belakang, keilmuan yang memadai
Opini bukanlah fakta, menyembah algoritma dimulai


[Chorus]
Matinya kepakaran
Susutnya pengetahuan
Matinya kepakaran
Literasi itu harapan

[Instrumental]

[Bridge]
Tanpa latar belakang, keilmuan yang memadai
Opini bukanlah fakta, menyembah algoritma dimulai
Matinya kepakaran, susutnya pengetahuan

[Outro]
Mеnyamarkan kebenaran
Argumen bеbal, fakta jadi banal

Makna lagu 'Matinya Kepakaran'

Matinya Kepakaran, lagu Seringai yang membahas tentang banyaknya influencer atau tokoh media sosial yang menyebarkan pendapat menyesatkan tanpa dasar ilmu yang jelas. Lagu ini juga menjadi kritik terhadap banyaknya teori konspirasi dan hoaks yang sering membuat gaduh di internet.

Makna utama lagu ini salah satunya adalah kritik terhadap para influencer yang merasa paling tahu dan mudah dipercaya banyak orang, padahal apa yang mereka sampaikan belum tentu berdasarkan riset atau keahlian yang benar. Lagu ini menggambarkan bagaimana opini yang asal bicara bisa dengan cepat memengaruhi banyak orang.

Lirik Lagu Seringai

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru