[Cinta kedua, musik pertama]
You ask me to come over
[Kau minta aku datang]
I am not your placeholder
[Aku bukan cadanganmu]
I look in the mirror
[Aku melihat ke cermin]
And I see what I wanna see
[Dan aku lihat apa yang ingin kulihat]
Wouldn't it feel better?
[Apakah itu tidak terasa lebih baik?]
Isn't being younger?
[Apakah tidak lebih baik menjadi muda?]
I look in the mirror
[Aku melihat ke cermin]
And I see the real me
[Dan aku melihat diriku yang sebenarnya]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
(Love second, music first)
(Cinta kedua, musik pertama)
Could I have put it better
[Apakah aku bisa mengatakannya lebih baik]
Than the time you said "respect is key"?
[Dari saat kau bilang "rasa hormat itu kunci"?]
Wait that wasn't you, it was me
[Tunggu, itu bukan kau, itu aku]
Do I really give this out for free?
[Apakah aku benar-benar memberikan ini secara gratis?]
You should be paying me
[Kau seharusnya membayar aku]
For all the hand-holding I do lately
[Untuk semua perhatian yang kuberikan belakangan ini]
To guide you to see as clearly
[Untuk membimbingmu melihat dengan jelas]
It isn't hard baby
[Ini tidak sulit, sayang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
(Love second, music first)
(Cinta kedua, musik pertama)
Such a contender
[Seperti pesaing yang tangguh]
(Love second, music first)
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
But you will never come first
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
(Love second, music first)
(Jadi ingatlah)
So just remember
(Jadi ingatlah)
(Love second, music first)
(Sebelum kau tidur denganku)
Before you lay with me
(Sebelum kau tidur denganku)
(Love second, music first)
(Seperti pesaing yang tangguh)
Such a contender
[Seperti pesaing yang tangguh]
(Love second, music first)
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
But you will never come first
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
(Love second, music first)
(Jadi ingatlah)
So just remember
(Jadi ingatlah)
(Love second, music first)
(Sebelum kau tidur denganku)
Before you lay with me
(Sebelum kau tidur denganku)
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
(Love second, music first)
(Cinta kedua, musik pertama)
Somebody will wait
[Seseorang akan menunggu]
I know that you'll wait it out for me
[Aku tahu kau akan menunggu untukku]
But baby then you'll take
[Tapi sayang, kau akan mengambil]
Yeah listen, you will take
[Ya, dengarkan, kau akan mengambil]
It out on me, eventually
[Semua itu akan kau luapkan padaku, pada akhirnya]
Sure as you breathe, then you'll want more
[Seperti kau bernapas, kau akan ingin lebih]
Sure as the given, I'm game for
[Seperti yang sudah diberikan, aku siap untuk]
You know without saying that it's cursed
[Kau tahu tanpa harus dikatakan bahwa ini terkutuk]
'Cause it's always love second, this first
[Karena selalu cinta kedua, ini yang pertama]
This first
[Yang pertama]
(Love second, music first)
(Cinta kedua, musik pertama)
(Love second, music first)
(Cinta kedua, musik pertama)
Such a contender
[Seperti pesaing yang tangguh]
(Love second, music first)
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
But you will never come first
(Tapi kau tidak akan pernah jadi yang pertama)
(Love second, music first)
(Jadi ingatlah)
So just remember
(Jadi ingatlah)
(Love second, music first)
(Sebelum kau tidur denganku)
Before you lay with me
(Sebelum kau tidur denganku)
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]
Let me be gorgeous in peace
[Biarkan aku cantik dengan tenang]