• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Suluk Kecelik - Sampak Gusuran

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
SULUK KECELIK
Anis Sholeh Ba'asyin

Kukira kau yang kutunggu
kukira kau yang kurindu
ternyata kau juga penipu
ternyata kau juga pemalsu

Dulu musuhku satu
kini musuhku beribu
dulu kutahu musuhku
kini musuhku tak tentu

Ya Allah, terbakar bumiMu
ya Rabbi, terpanggang hambaMu
nafsu yang memimpinku
lapar yang memilinku

Kukira waktu sudah berlalu
kukira jamannya sudah baru
ternyata wajahnya tetap itu
ternyata gilanya makin menggebu

Sekarang engkau marah pada cermin itu
wajah yang nongol tak lagi kau kenali
beribu kali kau pandang beribu kali kau pangling
gambarnya asing dan membuatmu gamang
Berulang kau ganti cermin atau kau pecahkan
gambar-gambarnya tak juga hilang
meneror kamu sampai ke impian.
Kau bayangkan para malaikat akan menyelamatkan keadaan
dan kini terkaget-kaget kau lihat kenyataan
gerombolan iblislah yang kembali mengangkangi kekuasaan

Kukira kau sang pembaru
kukira kau sang penyeru
ternyata kau cuma penyaru
ternyata kau cuma peniru

Dulu musuhku satu
kini musuhku beribu
dulu kutahu musuhku
kini musuhku tak tentu

Ya Allah, terbakar bumiMu
ya Rabbi, terpanggang hambaMu
nafsu yang memimpinku
lapar yang memilinku

Kukira ku buru surgaMu
kukira ku takut nrakaMu
ternyata kudekap apiMu
ternyata kutolak cahyaMu