Siapkan kopi diseduh
Lalu berangkat menerjang panas dan hujan dan debu
Oke, alright, oh damn Hatchuu!
(aduu lagi flu gw)
Sampailah di kantor daku
Bekerja seperti babu
Pak bos yapping bababibu
Dalam hati menggerutu
Oke, alright, oh daym, Hatchuu!!
Lalu jam dinding menyuruh pulang tapi ku tak peduli
Pagi dikejar target, malam ditagih kembali
Jadi mesin, disetel begini
Tarik napas sebentar, besok diulangi lagi
Kota tak janji apa-apa (hanya mimpiku yang tinggi)
Kami tetap datang bekerja (pagi hingga pagi lagi)
Tenaga bertukar dengan angka (kadang kurang kadang lebih)
Dan bersyukur seperlunya
oke alright oh daym Hatchuu!!
Di jalan wajah saling lewat
Membawa beban masing-masing berat
Ada yang senyum karena atasan
Selebihnya diam males menjelaskan
Klakson jadi bahasa harian
Langkah dipercepat, emosi ditahan
Tak semua ingin jadi juara
Sebagian ingin aman sampai rumah
Kota tak janji apa-apa (hanya mimpiku yang tinggi)
Kami tetap datang bekerja (pagi hingga pagi lagi)
Tenaga bertukar dengan angka (kadang kurang kadang lebih)
Dan bersyukur seperlunya
oke alright oh daym Hatchuu!!
Jika besok roda berhenti
Adalah mimpi yang pertama kami cari
Kami belajar cukup hari ini
Tak kalah, tak menang, masih berdiri
Lampu kota tetap menyala
Entah siapa yang pulang lebih lega
Kami bukan cerita besar dunia
Tapi bukti bahwa hari ini pernah ada
Kota tak janji apa-apa (hanya mimpiku yang tinggi)
Kami tetap datang bekerja (pagi hingga pagi lagi)
Tenaga bertukar dengan angka (kadang kurang kadang lebih)
Dan bersyukur seperlunya
oke alright oh daym Hatchuu!!
Kota tak janji apa-apa (hanya mimpiku yang tinggi)
Kami tetap datang bekerja (pagi hingga pagi lagi)
Tenaga bertukar dengan angka (kadang kurang kadang lebih)
Dan bersyukur seperlunya
oke alright oh daym Hatchuu!!
Makna di balik lagu 'Hatchu'
Hatchu merupakan single terbaru Salma Salsabil yang menggambarkan kehidupan para pekerja urban yang harus menjalani rutinitas padat dan melelahkan setiap hari. Lagu ini terasa dekat dengan kehidupan banyak orang, terutama mereka yang terus dikejar target pekerjaan, perjalanan yang melelahkan, dan aktivitas yang terus berulang setiap hari. Karena itu, lagu ini seperti bentuk dukungan untuk para pekerja yang sering merasa capek menjalani rutinitas.
Liriknya juga menunjukkan realita kehidupan di kota besar, mulai dari harus bangun pagi, menghadapi panas dan hujan di perjalanan, sampai bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Semua tenaga dan waktu seolah ditukar demi bisa terus bertahan. Di tengah kesibukan itu, lagu ini juga mengingatkan pentingnya beristirahat dan memberi waktu untuk bernapas sejenak saat tubuh dan pikiran mulai lelah.