HOME » LIRIK LAGU » S » SAL PRIADI » LIRIK LAGU SAL PRIADI

Lirik Kepala, Pundak, Kerja Lagi - Sal Priadi


X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Sal Priadi - Kepala, Pundak, Kerja Lagi
Youtube/Sal Priadi&nbps;
Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagiLidah dan mulut umbar janji, janji, janjiPerutmu pasti akan kenyang dan terisiTapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepiTapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepi
Ditimang cara makmur dan berkecukupanJanji-janji hidup yang lebih gemilangMeski banyak tanda seru dan peringatan
Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagiLidah dan mulut umbar janji, janji, janjiLumbung berlimpah 'kan terjadi, 'kan terjadiTapi kalau tak menurut, kau disingkirkan ke tepi
Harap seberkas cahaya'Tuk lepas dari belengguCekik, cengkeram penuh geramBayang-bayang hitam
Bebas, bebas, aku ingin bebasLepas, lepas, di langit yang luasDan menari-nari, aku ingin bebas
Bebas, bebas, aku ingin bebasLepas, lepas, di langit yang luasDan menari-nari, aku ingin bebas
Aku ingin bebasAku ingin bebasAku ingin bebasAku ingin bebas
Kepala, pundak, kerja lagi, lagi, lagiLidah dan mulut umbar janji, janji, janjiLumbung berlimpah 'kan terjadi, 'kan terjadiTapi kalau tak menurut, lenyap tak berbekas nantiKalau kau tak menurut, lenyap tak berbekas nantiAtau mau menurut 'tuk jaya Raga Abadi

Makna Lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi

Lirik lagu ini menggambarkan kerasnya sistem atau lingkungan yang menuntut orang untuk terus bekerja tanpa henti, sambil dijejali janji-janji manis tentang kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik. Tapi di balik itu, ada tekanan besar, kalau nggak ikut aturan atau nggak 'menurut', seseorang bisa dengan mudah disingkirkan dan dilupakan. Jadi, lagu ini seperti sindiran terhadap situasi yang kelihatannya menjanjikan, tapi sebenarnya mengekang dan penuh kontrol.

Di sisi lain, ada keinginan kuat dari dalam diri untuk lepas dari semua tekanan itu. Rasa ingin bebas, hidup tanpa belenggu, dan bisa jadi diri sendiri terasa sangat menonjol. Bagian 'aku ingin bebas' jadi bentuk perlawanan sekaligus harapan untuk keluar dari sistem yang menekan. Intinya, lagu ini tentang konflik antara mengikuti aturan demi bertahan hidup atau berani mencari kebebasan yang lebih jujur dan bermakna.