Lirik ini vibes-nya dalem banget, tentang seseorang yang masih nyimpen perasaan ke orang yang pernah dekat sama dia. Setiap malam, di ujung doanya, dia selalu nyelipin nama orang itu, bahkan sampai dibayangin dengan detail yang manis kayak dihias warna-warni, bunga, dan kupu-kupu. Ini nunjukin kalau perasaan sayangnya belum benar-benar hilang, walaupun waktu udah berlalu dan ingatan mulai samar. Bahkan wajahnya aja udah mulai lupa, tapi mata (yang biasanya paling berkesan) masih nempel di ingatan.
Di sisi lain, lagu ini juga ngomongin proses berdamai. Hatinya sempat hancur, tapi dia lagi berusaha ngerakit lagi walaupun hasilnya gak sempurna. Dia juga terus belajar buat memaafkan, baik ke orang itu maupun ke dirinya sendiri. Ada rasa penasaran yang halus juga, apakah dia masih diingat? Apakah namanya juga disebut di doa orang itu? Jadi keseluruhan maknanya tuh tentang cinta yang belum sepenuhnya selesai, antara rindu, luka, dan usaha buat ikhlas pelan-pelan.