Awan-awan berkumpul dalam kegelapan.
Lightning strikes the Earth.
Petir menyambar Bumi.
Evil forces celebrate, Lucifer's rebirth
Kekuatan jahat merayakan, kelahiran kembali Lucifer.
Necromancers, sacrifices, he'll be here for sure.
Dukun, pengorbanan, dia pasti akan datang.
Drained blood from a thousand men, and now he's back for more.
Darah seribu pria telah terkuras, dan sekarang dia kembali lagi.
He will rise from a world down under
Dia akan bangkit dari dunia di bawah sana
Bringing fire, plague, death and thunder
Membawa api, wabah, kematian, dan petir
Summons creatures unknown to mankind
Memanggil makhluk yang tak dikenal oleh manusia
Demons of the past
Iblis dari masa lalu
Unholy rites. Assassins from hell
Ritual tak suci. Pembunuh dari neraka
Cold endless nights upon us fell
Malam dingin tak berujung menyelimuti kita
The storm strikes our land with madness and pain
Badai menyerang tanah kita dengan kegilaan dan rasa sakit
Winds of the damned drives us insane
Angin terkutuk membuat kita gila
Satan's hordes are coming closer, now it's time to pay
Hordes Satan semakin mendekat, sekarang saatnya membayar
Riding on the wings of death searching for their prey
Bersepeda di atas sayap kematian mencari mangsa mereka
Now the time has come for mankind to prove strong or fall
Sekarang saatnya bagi umat manusia untuk membuktikan kuat atau jatuh
Fighting against unholy creatures spawned in Satan's hall
Bertarung melawan makhluk tak suci yang lahir di ruang Satan
Trapped in hellfire he was burned
Terjebak dalam api neraka dia dibakar
Once locked up but the wind has turned
Pernah terkurung tapi angin telah berbalik
Seeking vengeance in pain and slaughter
Mencari balas dendam dalam rasa sakit dan pembantaian
Back on earth again
Kembali ke bumi lagi
Demons marked with the five-edged star
Iblis yang ditandai dengan bintang lima sudut
Haunt our dreams in this endless war
Menghantui mimpi kita dalam perang tak berujung ini
Killing children and raping women
Membunuh anak-anak dan memperkosa wanita
Now it's time to die
Sekarang saatnya untuk mati