Lirik Pecah Seribu (ft. Happy Asmara) - Royal Music
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
hanya dia
yang ada di antara jantung hati
tempat bermanja, tempatnya rindu
tempat curahan hati yang damai
Royal Music (Happy Asmara)
cerminku pecah seribu (eca lo)
wahyu ganteng
bimbang, ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercemin, tapi
cerminku pecah seribu,pecah seribu
ibarat bunga
aku takut banyak kumbang yang hinggap
aku tak mau
patah,patah,tangkai ku patah
aku tak mau
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Egy (dalem, Happy?)
Belikna cermin (kenapa?) buat ngaca
(nggak ada cermin, ya?) nggak ada
(pecah seribu)
ayo, njik
hanya dia
dia,dia,dia,dia,dia
dia,dia,dia
hanya dia
hanya dia
yang ada di anatar jantung hati
tempat bermanja, tempat rindu
tempat curahan hati yang damai
entah apa
bagaikan kayu basah dimakan api
api curiga, api cemburu
api kerinduan yang membara
oh, angin, kabarkan
melati di depan rumahku menantimu
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Royal bisa (eca lo)
ibarat bunga
aku takut banyak kumbang yang hinggap
aku tak mau
patah,patah,tangkaiku patah
aku tak mau
bimbang, ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin, tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
hek a,hek,hek a,hek, hek a,hek
(hek a, hek o,so-so) so,so,yo-ha
(ja,jae,ja-ja,hi,hi,yak o -o,jos!)
yo,ji,ro,lu,pat (ja,ja,ja-ja)
hanya dia
dia,dia,dia,dia,dia
dia,dia,dia
hanya dia
hanya dia
yang ada di anatar jantung hati
tempat bermanja, tempat rindu
tempat curahan hati yang damai
entah apa
bagaikan kayu basah dimakan api
api curiga, api cemburu
api kerinduan yang membara
oh, angin, kabarkan
melati di depan rumahku menantimu
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
yang ada di antara jantung hati
tempat bermanja, tempatnya rindu
tempat curahan hati yang damai
Royal Music (Happy Asmara)
cerminku pecah seribu (eca lo)
wahyu ganteng
bimbang, ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercemin, tapi
cerminku pecah seribu,pecah seribu
ibarat bunga
aku takut banyak kumbang yang hinggap
aku tak mau
patah,patah,tangkai ku patah
aku tak mau
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Egy (dalem, Happy?)
Belikna cermin (kenapa?) buat ngaca
(nggak ada cermin, ya?) nggak ada
(pecah seribu)
ayo, njik
hanya dia
dia,dia,dia,dia,dia
dia,dia,dia
hanya dia
hanya dia
yang ada di anatar jantung hati
tempat bermanja, tempat rindu
tempat curahan hati yang damai
entah apa
bagaikan kayu basah dimakan api
api curiga, api cemburu
api kerinduan yang membara
oh, angin, kabarkan
melati di depan rumahku menantimu
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Royal bisa (eca lo)
ibarat bunga
aku takut banyak kumbang yang hinggap
aku tak mau
patah,patah,tangkaiku patah
aku tak mau
bimbang, ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin, tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
hek a,hek,hek a,hek, hek a,hek
(hek a, hek o,so-so) so,so,yo-ha
(ja,jae,ja-ja,hi,hi,yak o -o,jos!)
yo,ji,ro,lu,pat (ja,ja,ja-ja)
hanya dia
dia,dia,dia,dia,dia
dia,dia,dia
hanya dia
hanya dia
yang ada di anatar jantung hati
tempat bermanja, tempat rindu
tempat curahan hati yang damai
entah apa
bagaikan kayu basah dimakan api
api curiga, api cemburu
api kerinduan yang membara
oh, angin, kabarkan
melati di depan rumahku menantimu
bimbang,ragu
sementara malam mulai datang
hasratku ingin bercermin,tapi
cerminku pecah seribu, pecah seribu
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah
melati menanti