Yang didepan mata
Di tengah hancurnya dunia
Kan ku jaga
Keutuhan jiwa
Bila kehilangan arahnya
Dari debu dan tanah
Kubuat taman berbunga istimewa
Taman untuk
Dua manusia
Yang memperjuangkan cintanya
Dan untuk selamanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Diantara hancurnya dunia
Smoga tetap berirama
Langkah demi langkah kita
Di akhir dunia
Kita berdansa
Dan untuk selamanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Diantara hancurnya dunia
Hingga ujung masanya
Tak akan berubah
Cintaku padanya
Sampai tua berdansa wals
Diantara hancurnya dunia
Makna di balik lagu 'Wals Akhir Zaman'
Makna lagu Wals Akhir Zaman karya Rony Parulian bercerita tentang cinta yang tetap bertahan di tengah berbagai ujian. Lewat metafora “berdansa di akhir zaman”, lagu ini menggambarkan dua orang yang memilih untuk saling menggenggam dan menemani satu sama lain, walaupun keadaan di sekitar mereka terasa kacau dan penuh ketidakpastian. Jadi, lagu ini lebih menyoroti arti kesetiaan dan komitmen daripada kisah cinta yang selalu berjalan mulus.
Makna akhir zaman di sini bukan mengacu pada kiamat yang sesungguhnya, melainkan menjadi simbol dari masa-masa paling berat yang harus dihadapi sebuah hubungan. Pesan itu juga semakin terasa lewat video klipnya yang menampilkan seorang pria yang mencintai pasangannya dengan segala keterbatasan fisik yang dimilikinya. Dari situlah lagu ini menyampaikan bahwa cinta yang tulus tidak akan goyah hanya karena cobaan datang bertubi-tubi, melainkan justru semakin kuat saat dijalani bersama.