Yang seharusnya bersama
Tapi mengapa ini berbeda
Jauh dari semestinya
Ku yang berusaha
Sendiri bertahan
Sementara ku yang terluka
Sumpah mati aku takkan lupa
Walau di doa yang ku minta beda
Ku terima luka ini kan bertahan lama
Selamanya ku tahan saja
Sakit ini tak tembus ujungnya
Sumpah mati ingin ku berhenti
Namun ku jatuh saat menatapmu lagi
(Sementara ku yang terluka)
(Sumpah mati aku takkan lupa)
Sementara selamanya ku terluka
Ku tahan saja
Ini bukan yang pertama kali
Ku jatuh patah terulang lagi
Tak masalah ku terbiasa
Untuk jatuh cinta asyik sendiri
Biar saja waktu membalas pengorbananku
Camkan suatu hari nanti kau akan menyesali semua ini
Sementara kau tak terluka
Sumpah mati takkan lupa
Walau di doa yang ku minta beda
Kuterima luka ini kan bertahan lama
Selamanya ku tahan saja
Sakit ini tak tembus ujungnya
Sumpah mati ingin ku berhenti
Namun ku jatuh saat menatapmu lagi
Namun ku jatuh
Jatuh saat
Tatapmu lagi
Lagi
Makna di balik lagu 'Sumpah Mati'
Lagu Sumpah Mati yang dibawakan oleh Rio Lahskart bersama Andi Rianto menceritakan tentang seseorang yang tetap bertahan dalam sebuah hubungan meskipun hatinya terus terluka. Ia memilih untuk tetap mencintai dan berharap, walaupun perasaannya tidak mendapatkan balasan yang sama dari orang yang dicintainya. Kisah ini menggambarkan pengorbanan dan keteguhan hati seseorang saat mempertahankan cinta yang terasa berat untuk dijalani.
Di balik liriknya, lagu ini juga menunjukkan dilema antara ketulusan dan kenyataan pahit bahwa semua usaha tersebut sering kali tidak dihargai. Rasa sedih, kecewa, dan lelah bercampur menjadi satu, tetapi cinta yang dimiliki membuatnya sulit untuk pergi.