Seolah aku menunggu waktu yang tepat, tapi itu tak pernah datang
How was I living in a mansion, but it felt like a cave?
Bagaimana aku bisa tinggal di rumah besar, tapi rasanya seperti di gua?
Always in my head, always in my life
Selalu ada di pikiranku, selalu ada dalam hidupku
Always in my bed, always in my eyes
Selalu ada di tempat tidurku, selalu ada di mataku
Always in my brain, always by my side
Selalu ada di otakku, selalu di sampingku
Always by my hip, always intertwined
Selalu di pinggulku, selalu terjalin
Always overthinkin' or I overact
Selalu berpikir terlalu dalam atau aku berlebihan
Can't tell you what's wrong because I'm over that
Gak bisa bilang apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
What's wrong because I'm over that
Apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
What's wrong because I'm over that
Apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
Always overthinkin' or I overact
Selalu berpikir terlalu dalam atau aku berlebihan
Can't tell you what's wrong because I'm over that
Gak bisa bilang apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
What's wrong because I'm over that
Apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
What's wrong because I'm over that
Apa yang salah karena aku sudah lewatin itu
Always in my head, always in my life
Selalu ada di pikiranku, selalu ada dalam hidupku
Always in my bed, always in my eyes
Selalu ada di tempat tidurku, selalu ada di mataku
Always in my brain, always by my side
Selalu ada di otakku, selalu di sampingku
Always by my hip, always intertwined
Selalu di pinggulku, selalu terjalin
How was I conquering the world? I had them call me brave
Bagaimana aku bisa menaklukkan dunia? Mereka memanggilku pemberani
But when it came down to you, I never made the change
Tapi saat berhadapan denganmu, aku tak pernah berani berubah
Or had the words to say?
Atau punya kata-kata untuk diucapkan?
And so, it's this way
Dan begitulah adanya
You tried to deny the pain you caused, I loved you beyond the flaws
Kau mencoba menyangkal rasa sakit yang kau sebabkan, aku mencintaimu meski ada kekuranganmu
Like chalkboards against claws, we kept hitting walls
Seperti papan tulis yang tergores, kita terus menabrak dinding
So many circles we can't run in anymore
Terlalu banyak lingkaran yang tak bisa kita jalani lagi
I don't wanna love you anymore
Aku tak mau mencintaimu lagi