Terlalu banyak sudah yang tertumpah
Menangis meratapi buruk nasibku
Nasib buruk seorang tunawisma
Langit sebagai atap rumahku
Dan bumi sebagai lantainya
Hidupku menyusuri jalan
Sisa orang yang aku makan
Langit sebagai atap rumahku
Dan bumi sebagai lantainya
Hidupku menyusuri jalan
Sisa orang yang aku makan
Jembatan menjadi tempat perlindungan
Dari terik matahari dan hujan
Begitulah nasib yang aku alami
Entah sampai kapan hidup begini
Hm-hm-hm-hm-hm-hm-hm hm-hm-hm
Makna lagu Rhoma Irama - Gelandangan
Lagu ini tentang penderitaan seseorang yang hidup sebagai tunawisma dan harus bertahan di tengah kerasnya kehidupan. Ia tidak memiliki rumah untuk berlindung, menjadikan langit sebagai atap dan bumi sebagai lantai, serta mengandalkan sisa makanan untuk bertahan hidup. Keadaan tersebut membuatnya lelah dan sedih karena harus menjalani hidup yang penuh kesulitan tanpa tahu kapan nasibnya akan berubah.




















