Dawai asmara bergetar syahdu
Pria:
Mengalunkan senandung rindu
Wanita:
Belaian mesra membuai jiwa
Pria:
Tak terlukiskan bahagia
Wanita:
Hanyut dalam gelora cinta
Pria:
Hanyut di dalam suka cita
Wanita:
Tenggelam dalam madu cinta
Pria:
Tenggelam di dalam bahagia
Duet:
Dawai asmara bergetar syahdu
Mengalunkan senandung rindu
Belaian mesra membuai jiwa
Tak terlukiskan bahagia
Pria:
Syair para pujangga mengabadikan cinta
Hati para dewasa pasti tersentuh cinta
Wanita:
Ada yang lembut dan manja
Cinta membuat terlena
Ada kala bergelora
Bak debur ombak samudera
Wanita:
Pesona cinta menggapai sukma
Pria:
Menjanjikan sejuta indah
Wanita:
Terbit selera tergugah jiwa
Pria:
‘Tuk menyemaikan benih cinta
Wanita:
Semoga putik ‘kan berbunga
Pria:
Semoga panggil ‘kan berjawab
Wanita:
‘Ku ingin hidup dengan cinta
Pria:
‘Ku ingin selalu bersamanya
Duet:
Pesona cinta menggapai sukma
Menjanjikan sejuta indah
Terbit selera tergugah jiwa
‘Tuk menyemaikan benih cinta
Keindahan Kasih dan Kebahagiaan Asmara yang Bersemi
Lagu "Dawai Asmara" yang diciptakan oleh Rhoma Irama (dan kerap dibawakan secara duet, salah satunya bersama Noer Halimah) menceritakan tentang indahnya rasa cinta yang mulai bersemi di antara dua insan. Melalui metafora petikan dawai yang syahdu, lagu ini menggambarkan bagaimana getaran asmara mampu menghadirkan kebahagiaan mendalam, ketenangan jiwa, dan kerinduan yang manis.
Liriknya juga menguraikan beragam dinamika cinta—mulai dari perlakuan lembut dan manja yang membuat terlena, hingga gelora hasrat yang berdegup kencang laksana ombak samudra.Keduanya saling menyatukan harapan agar benih-benih cinta yang mulai tumbuh dapat terus mekar dan bersemi menjadi hubungan yang abadi.




















