Lirik lagu ini nunjukin hubungan yang cukup toxic secara emosional. Dari awal sudah keliatan kalau dia ngerasa tertekan, sampai susah tidur dan ngerasa "nggak bisa napas" setiap kali berurusan sama orang itu. Cara bicara yang kasar atau seenaknya jadi masalah utama, dan dia sadar itu nggak sehat, bahkan berani bilang "that ain’t right".
Tapi yang bikin relate dan agak rumit, dia juga masih terjebak di dalamnya. Walaupun capek, dia tetap ada di situ, bahkan di akhir masih bilang "but I like the way you talk to me". Ini nunjukin konflik batin, antara sadar kalau diperlakukan buruk, tapi tetap punya attachment yang susah dilepas.
Maknanya cukup dalam, ini tentang self respect dan proses sadar kalau kita pantas diperlakukan lebih baik. Lagu ini seperti fase seseorang yang mulai bangkit, dari yang dulu "di bawah" sekarang mulai naik dan belajar mencintai diri sendiri. Intinya, meskipun masih ada rasa, dia pelan pelan mulai sadar batasan dan nilai dirinya sendiri.