Lirik She Thinks His Name Was J (Terjemahan) - Reba McEntire
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
She can account for all of the men in her past
Dia bisa mengingat semua pria dalam hidupnya yang lalu
Where they are now, who they married, how many kids they have
Di mana mereka sekarang, siapa yang mereka nikahi, berapa banyak anak yang mereka miliki
She knew their backgrounds, family and friends
Dia tahu latar belakang mereka, keluarga dan teman-teman
A few she even talks to now and then
Beberapa dari mereka bahkan masih dia ajak bicara sesekali
But there is one she can't put her finger on
Tapi ada satu yang tidak bisa dia ingat dengan jelas
There is one who never leaves her thoughts
Ada satu yang selalu menghantui pikirannya
And she thinks his name was John
Dan dia mengira namanya John
A chance meeting, a party a few years back
Pertemuan tak terduga, di sebuah pesta beberapa tahun lalu
Broad shoulders and blue eyes, his hair was so black
Bahu lebar dan mata biru, rambutnya hitam legam
He was a friend of a friend you could say
Dia adalah teman dari teman, bisa dibilang begitu
She let his smile just sweep her away
Dia membiarkan senyumnya membawa pergi perasaannya
And in her heart she knew it was wrong
Dan di dalam hatinya, dia tahu itu salah
But too much wine and she left his bed at dawn
Tapi terlalu banyak anggur, dan dia meninggalkan tempat tidurnya saat fajar
And she thinks his name was John
Dan dia mengira namanya John
Now each day is one day that's left in her life
Sekarang setiap hari adalah satu hari yang tersisa dalam hidupnya
She won't know love, have a marriage or sing lullabies
Dia tidak akan tahu cinta, tidak akan menikah, atau menyanyikan lagu pengantar tidur
She lays all alone and cries herself to sleep
Dia terbaring sendirian dan menangis hingga tertidur
'Cause she let a stranger kill her hopes and her dreams
Karena dia membiarkan seorang asing menghancurkan harapan dan mimpinya
And all her friends say what a pity what a loss
Dan semua temannya berkata, betapa disayangkan, betapa kehilangan
And in the end when she was barely hanging on
Dan pada akhirnya, saat dia hampir menyerah
All she could say is she thinks his name was John
Yang bisa dia katakan hanyalah dia mengira namanya John
Dia bisa mengingat semua pria dalam hidupnya yang lalu
Where they are now, who they married, how many kids they have
Di mana mereka sekarang, siapa yang mereka nikahi, berapa banyak anak yang mereka miliki
She knew their backgrounds, family and friends
Dia tahu latar belakang mereka, keluarga dan teman-teman
A few she even talks to now and then
Beberapa dari mereka bahkan masih dia ajak bicara sesekali
But there is one she can't put her finger on
Tapi ada satu yang tidak bisa dia ingat dengan jelas
There is one who never leaves her thoughts
Ada satu yang selalu menghantui pikirannya
And she thinks his name was John
Dan dia mengira namanya John
A chance meeting, a party a few years back
Pertemuan tak terduga, di sebuah pesta beberapa tahun lalu
Broad shoulders and blue eyes, his hair was so black
Bahu lebar dan mata biru, rambutnya hitam legam
He was a friend of a friend you could say
Dia adalah teman dari teman, bisa dibilang begitu
She let his smile just sweep her away
Dia membiarkan senyumnya membawa pergi perasaannya
And in her heart she knew it was wrong
Dan di dalam hatinya, dia tahu itu salah
But too much wine and she left his bed at dawn
Tapi terlalu banyak anggur, dan dia meninggalkan tempat tidurnya saat fajar
And she thinks his name was John
Dan dia mengira namanya John
Now each day is one day that's left in her life
Sekarang setiap hari adalah satu hari yang tersisa dalam hidupnya
She won't know love, have a marriage or sing lullabies
Dia tidak akan tahu cinta, tidak akan menikah, atau menyanyikan lagu pengantar tidur
She lays all alone and cries herself to sleep
Dia terbaring sendirian dan menangis hingga tertidur
'Cause she let a stranger kill her hopes and her dreams
Karena dia membiarkan seorang asing menghancurkan harapan dan mimpinya
And all her friends say what a pity what a loss
Dan semua temannya berkata, betapa disayangkan, betapa kehilangan
And in the end when she was barely hanging on
Dan pada akhirnya, saat dia hampir menyerah
All she could say is she thinks his name was John
Yang bisa dia katakan hanyalah dia mengira namanya John