HOME » LIRIK LAGU » R » RAY DAVIES » LIRIK LAGU RAY DAVIES

Lirik Lagu My Name (Dialogue) (Terjemahan) - Ray Davies

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
My name is of no importance.[Nama saya tidaklah penting.]You see, I'm a product of a century[Kau lihat, saya adalah produk dari sebuah abad]which started at the height of class-conscious imperialism and ended[yang dimulai pada puncak imperialisme yang sadar kelas dan berakhir]with a society so reduced to totalitarian commonness that in my final[dengan masyarakat yang tereduksi menjadi keseragaman totaliter sehingga di tahun-tahun terakhir]years at college the saying 'mediocrity rises' became very popular.[saya di kampus, pepatah 'keterpurukan itu naik' menjadi sangat populer.]And being mediocre, I rose. But you're not supposed to laugh at that.[Dan menjadi biasa saja, saya pun naik. Tapi kamu tidak seharusnya tertawa tentang itu.]My generation has been taught to be so in touch with the latest fashion[Generasi saya diajarkan untuk selalu mengikuti mode terbaru]that we have become faceless; we're victims of design.[sampai-sampai kami kehilangan identitas; kami adalah korban desain.]But, oddly enough, although I was taught to think of myself as a man[Tapi, anehnya, meskipun saya diajarkan untuk menganggap diri saya sebagai orang]with no face, somewhere inside my soul I believe that one day[tanpa wajah, entah mengapa di dalam jiwa saya, saya percaya bahwa suatu hari]I'll become an individual.[saya akan menjadi individu yang sejati.]