Lirik Inti Bumi - Rasukma
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
(Credit: instagram.com/olehrasukma)
Permisi, benarkah ini dengan Rembulan?
Benar, ini dengan aku sendiri
Kalau boleh tahu, siapa yang berbicara?
Duhai kawan lama, ini saya, Bumi
Bolehkah saya meminta secercah waktumu?
Lelah di inti saya sudah tak kuasa saya hadapi
Sedetik atau setahun, ambil semua waktuku
Ceritakan semua yang telah kau himpun
Duhai Rembulan
Benci saya pada Mentari dan segala ingar-bingar
Telah membuat saya terkapar
Apa gerangan yang membuat kau benci pada Mentari?
Hangatnya tak lelah temanimu permukaan hingga intimu
Ia kerap berkacak pinggang, busungkan dada dan mengangkat bahu
Gelagatnya jauh dari mulia, semua baik saya direbut olehnya
Kusarankan kau simpan dendammu, jangan sampai kau terhina dina
Menangkan hati milik Mentari, niscaya ia takkan menjadi-jadi
Bahkan kalau bisa usahakan 'tuk temaninya
Bahkan saat ia tengah tenggelam di kelam malam
Meski mencekam ataupun suram
Duhai Rembulan
Bagaimana cara saya bisa bersahabat dengan penjahat waktu?
Satu per satu bagian saya mulai membalas, terkulai lemas
Buka mata dan buka telinga
Biarkan tubuhmu ternganga
Coba tenangkan pita suaramu dan ikutilah kata-kataku
Mentari (Mentari)
Temani ku berlari (Temani ku berlari)
Mentari (Mentari)
Lupakan diri sendiri (Lupakan diri sendiri)
Ku di sini, menanti dirimu menyingsing
Melupakan buaian asing
Mengumpulkan puing-puing kuning
Oh, Mentari
Benar, ini dengan aku sendiri
Kalau boleh tahu, siapa yang berbicara?
Duhai kawan lama, ini saya, Bumi
Bolehkah saya meminta secercah waktumu?
Lelah di inti saya sudah tak kuasa saya hadapi
Sedetik atau setahun, ambil semua waktuku
Ceritakan semua yang telah kau himpun
Duhai Rembulan
Benci saya pada Mentari dan segala ingar-bingar
Telah membuat saya terkapar
Apa gerangan yang membuat kau benci pada Mentari?
Hangatnya tak lelah temanimu permukaan hingga intimu
Ia kerap berkacak pinggang, busungkan dada dan mengangkat bahu
Gelagatnya jauh dari mulia, semua baik saya direbut olehnya
Kusarankan kau simpan dendammu, jangan sampai kau terhina dina
Menangkan hati milik Mentari, niscaya ia takkan menjadi-jadi
Bahkan kalau bisa usahakan 'tuk temaninya
Bahkan saat ia tengah tenggelam di kelam malam
Meski mencekam ataupun suram
Duhai Rembulan
Bagaimana cara saya bisa bersahabat dengan penjahat waktu?
Satu per satu bagian saya mulai membalas, terkulai lemas
Buka mata dan buka telinga
Biarkan tubuhmu ternganga
Coba tenangkan pita suaramu dan ikutilah kata-kataku
Mentari (Mentari)
Temani ku berlari (Temani ku berlari)
Mentari (Mentari)
Lupakan diri sendiri (Lupakan diri sendiri)
Ku di sini, menanti dirimu menyingsing
Melupakan buaian asing
Mengumpulkan puing-puing kuning
Oh, Mentari