Di sisi ranjang kakekku, ibuku sedang membaca,
Psalm 62, God is our refuge,
Mazmur 62, Tuhan adalah tempat perlindungan kita,
My grandfather stirs, could it be,
Kakekku bergerak, apakah mungkin,
He is waking, one final time,
Dia terbangun, untuk terakhir kalinya,
He has something to say,
Dia punya sesuatu untuk disampaikan,
If you only knew what lies awaiting
Seandainya kau tahu apa yang menanti,
If you could only see what I can see
Seandainya kau bisa melihat apa yang aku lihat,
If you could only hear the music playing
Seandainya kau bisa mendengar musik yang mengalun,
The angels singing sweet victory
Para malaikat menyanyikan kemenangan manis,
Oh, if you only knew, if you only knew,
Oh, seandainya kau tahu, seandainya kau tahu,
How much he loves you
Betapa dia mencintaimu.
By my grandfather's bed, my mother is broken,
Di sisi ranjang kakekku, ibuku hancur,
Psalm 17, O God I call on you,
Mazmur 17, Ya Tuhan, aku memanggil-Mu,
She doesn't want to hear
Dia tidak ingin mendengar,
Any words about leaving
Kata-kata tentang perpisahan,
My grandfather says
Kakekku berkata,
"Fear not, this is my time,
"Jangan takut, ini adalah waktuku,
And into his presence I'll fly"
Dan aku akan terbang ke hadirat-Nya."
If you only knew what lies awaiting
Seandainya kau tahu apa yang menanti,
If you could only see what I can see
Seandainya kau bisa melihat apa yang aku lihat,
If you could only hear the music playing
Seandainya kau bisa mendengar musik yang mengalun,
The angels singing sweet victory
Para malaikat menyanyikan kemenangan manis,
Oh, if you only knew, if you only knew,
Oh, seandainya kau tahu, seandainya kau tahu,
How much he loves you
Betapa dia mencintaimu.