Lirik Lagu The Setting (Terjemahan) - Ralph McTell
X
TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA
ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
I will never forget the walk to the station,Aku takkan pernah lupa jalan ke stasiun,Me with your suitcase being brotherly strong.Aku membawa kopermu, berusaha jadi kuat layaknya saudara.And trying to make light of the whole situation,Dan berusaha menganggap enteng situasi ini,In mild conversation we moved through the throng,Dalam obrolan santai, kami melangkah di tengah keramaian,
And above all the roar of the town was the blue sky,Di atas semua kebisingan kota, ada langit biru,I could hear the birds singing for the joy of the dayAku bisa mendengar burung-burung bernyanyi merayakan hari iniAnd there was no support from the city forthcoming,Dan tak ada dukungan dari kota yang datang,No sympathy numbing your going away.Tak ada rasa simpati yang meredakan kepergianmu.It's hard to say goodbye.Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal.
And there was you with your bright eyes and best dress for travellingDan ada kamu dengan mata cerah dan gaun terbaik untuk bepergianAnd me in my work clothes, unshaven and plain,Dan aku dalam pakaian kerja, tidak bercukur dan biasa saja,Oh, I fully intended to put in the half day,Oh, aku berniat untuk bekerja setengah hari,But my good intentions went with you on the train.Tapi niat baikku pergi bersamamu di kereta.
And I never looked back as the train left the station,Dan aku tak pernah menoleh saat kereta meninggalkan stasiun,Crossed over the road and walked into the park,Menyebrang jalan dan masuk ke taman,And there in a bar an old man was singing,Dan di sebuah bar, seorang pria tua sedang bernyanyi,And I sat there drinking until it got dark.Dan aku duduk di sana minum sampai gelap.
And outside the trees they grew starlings like apples,Di luar, pohon-pohon dipenuhi burung-burung seperti apel,Their hustle and chatter not dampened by the rain.Keriuhan dan obrolan mereka tak terpengaruh hujan.That washed down the pavements and into the gutters,Hujan yang membasahi trotoar dan mengalir ke selokan,That soaked through my clothes as I set out again,Yang membasahi pakaianku saat aku beranjak lagi,
And above me the stars were all hidden by rain clouds,Dan di atasku, bintang-bintang tersembunyi oleh awan hujan,The song of the old man still locked in my brain,Lagu pria tua itu masih terngiang di kepalaku,And all emigration, the curse of a nationDan semua emigrasi, kutukan sebuah bangsaThe setting now fitting his sad sweet refrain.Sekarang latar ini pas dengan melodi pahit manisnya.
And above all the roar of the town was the blue sky,Di atas semua kebisingan kota, ada langit biru,I could hear the birds singing for the joy of the dayAku bisa mendengar burung-burung bernyanyi merayakan hari iniAnd there was no support from the city forthcoming,Dan tak ada dukungan dari kota yang datang,No sympathy numbing your going away.Tak ada rasa simpati yang meredakan kepergianmu.It's hard to say goodbye.Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal.
And there was you with your bright eyes and best dress for travellingDan ada kamu dengan mata cerah dan gaun terbaik untuk bepergianAnd me in my work clothes, unshaven and plain,Dan aku dalam pakaian kerja, tidak bercukur dan biasa saja,Oh, I fully intended to put in the half day,Oh, aku berniat untuk bekerja setengah hari,But my good intentions went with you on the train.Tapi niat baikku pergi bersamamu di kereta.
And I never looked back as the train left the station,Dan aku tak pernah menoleh saat kereta meninggalkan stasiun,Crossed over the road and walked into the park,Menyebrang jalan dan masuk ke taman,And there in a bar an old man was singing,Dan di sebuah bar, seorang pria tua sedang bernyanyi,And I sat there drinking until it got dark.Dan aku duduk di sana minum sampai gelap.
And outside the trees they grew starlings like apples,Di luar, pohon-pohon dipenuhi burung-burung seperti apel,Their hustle and chatter not dampened by the rain.Keriuhan dan obrolan mereka tak terpengaruh hujan.That washed down the pavements and into the gutters,Hujan yang membasahi trotoar dan mengalir ke selokan,That soaked through my clothes as I set out again,Yang membasahi pakaianku saat aku beranjak lagi,
And above me the stars were all hidden by rain clouds,Dan di atasku, bintang-bintang tersembunyi oleh awan hujan,The song of the old man still locked in my brain,Lagu pria tua itu masih terngiang di kepalaku,And all emigration, the curse of a nationDan semua emigrasi, kutukan sebuah bangsaThe setting now fitting his sad sweet refrain.Sekarang latar ini pas dengan melodi pahit manisnya.