(Aku mencintaimu lebih dari yang ditunjukkan)
And you said you feel it too
(Dan kamu bilang kamu merasakannya juga)
Thought it was a happy ending
(Berpikir itu adalah akhir yang bahagia)
But now it's just beginning
(Tapi sekarang ini baru saja dimulai)
And then you leave me all behind
(Dan lalu kamu meninggalkanku)
And you say, "Don't come back again"
(Dan kamu berkata, "Jangan kembali lagi")
And I said
(Dan aku berkata)
Why would I come back to you
(Kenapa aku harus kembali kepadamu)
If you don't need me to?
(Jika kamu tidak membutuhkanku?)
I'll be losing you
(Aku akan kehilanganmu)
And you'll be losing me
(Dan kamu akan kehilangan diriku)
Time passing by
(Waktu berlalu)
You come back again
(Kamu kembali lagi)
You say sorry for what you've done
(Kamu meminta maaf atas apa yang telah kamu lakukan)
But how many times you repeat the same mistakes?
(Tetapi sudah berapa kali kamu mengulangi kesalahan yang sama?)
How many times did it take to forgive you?
(Berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk memaafkanmu?)
Again and again
(Lagi dan lagi)
And then you start hurting me, hurting me
(Dan kemudian kamu mulai menyakitiku)
Pushing me away from you
(Menjauhkan diriku darimu)
And then you leave me all behind
(Dan lalu kamu meninggalkanku)
And you say, "Don't come back again"
(Dan kamu berkata, "Jangan kembali lagi")
And I said
(Dan aku berkata)
Why would I come back to you
(Kenapa aku harus kembali kepadamu)
If you don't need me to?
(Jika kamu tidak membutuhkanku?)
I'll be losing you
(Aku akan kehilanganmu)
And you'll be losing me
(Dan kamu akan kehilangan diriku)
Why would I have to trust you
(Kenapa aku harus mempercayaimu)
To keep my heart safe? Oh, I am mad
(Untuk menjaga hatiku tetap aman? Oh, aku gila)
Have to be that fool for you
(Harus menjadi orang yang bodoh untukmu)
I would do anything for you
(Aku akan melakukan apa saja untukmu)
As long as you want me to
(Selama kamu menginginkanku)
But I guess you never want me
(Tapi kurasa kamu tidak pernah menginginkanku)
The way I'm wanting you
(Seperti aku menginginkan dirimu)
Why would I come back to you
(Kenapa aku harus kembali kepadamu)
If you don't need me to?
(Jika kamu tidak membutuhkanku?)
I'll be losing you
(Aku akan kehilanganmu)
And you'll be losing me
(Dan kamu akan kehilangan diriku)
Why would I have to trust you
(Kenapa aku harus mempercayaimu)
To keep my heart safe? Oh, I am mad
(Untuk menjaga hatiku tetap aman? Oh, aku gila)
Have to be that fool for you
(Harus menjadi orang yang bodoh untukmu)
Why would I come back to you
(Kenapa aku harus kembali kepadamu)
(Jika kamu tidak membutuhkanku?)
(Aku akan kehilanganmu)
And we'll be losing us
(Dan kita akan kehilangan kita)
Makna Lagu Losing Us.
Lagu Losing Us dari Raissa Anggiani ini ngebahas tentang hubungan yang nggak sehat yang penuh rasa sayang, tapi juga penuh luka. Di awal, ada perasaan cinta yang tulus banget, bahkan dua-duanya sama-sama ngerasa. Tapi ternyata, apa yang dikira "happy ending" justru jadi awal dari masalah. Pasangannya pergi, datang lagi, minta maaf, tapi terus ngulang kesalahan yang sama. Di sini kerasa banget capeknya seseorang yang terus berharap, tapi juga terus disakitin.
Bagian yang paling kena itu waktu dia mulai mempertanyakan semuanya "kenapa aku harus balik ke kamu kalau kamu aja nggak butuh aku?" Ini bukan cuma soal cinta, tapi juga soal harga diri. Dia sadar kalau terus bertahan berarti dia harus jadi "orang bodoh" yang terus percaya, padahal hatinya nggak pernah benar-benar dijaga. Ada konflik batin antara masih sayang banget dan mulai sadar kalau hubungan ini malah bikin dia kehilangan dirinya sendiri.
Intinya, lagu ini tentang titik sadar dalam hubungan toxic saat kamu mulai ngerti kalau cinta aja nggak cukup kalau nggak ada usaha dan konsistensi dari dua pihak. Kadang, pergi itu bukan karena udah nggak sayang, tapi karena capek disakitin terus. Dan di akhir, ada pesan yang cukup dalam kalau dipaksain terus, bukan cuma kehilangan dia, tapi juga kehilangan "kita" yang dulu pernah ada.