Lirik Ruang Tunggu - Pusakata
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Kau sama rindu itu diam-diam
Dalam hatiku melapuk dalam penantian
Semakin dalam kini ku terjatuh
Puing kenangan yang berserakan menjelma lagi
Aku suka mengenang-ngenang perjalanan kita
Mengingat tajam aroma kemesraan yang ada
Tajam merasuk relung jiwa
Sesekali sesak dada ini penuhi amarah
Aku suka mengenang-ngenang perjalanan kita
Mengingat tajam aroma kemesraan yang ada
Tajam merasuk relung jiwa
Sesekali sesak dada ini penuhi amarah
Yang kemuncak titian masa penantian
Di dalam ruang tunggu
Mengapa aku biarkan kau pergi
Berlalu dari hadapanku malam itu
Baik-baiklah di sana
Dalam hatiku melapuk dalam penantian
Semakin dalam kini ku terjatuh
Puing kenangan yang berserakan menjelma lagi
Aku suka mengenang-ngenang perjalanan kita
Mengingat tajam aroma kemesraan yang ada
Tajam merasuk relung jiwa
Sesekali sesak dada ini penuhi amarah
Aku suka mengenang-ngenang perjalanan kita
Mengingat tajam aroma kemesraan yang ada
Tajam merasuk relung jiwa
Sesekali sesak dada ini penuhi amarah
Yang kemuncak titian masa penantian
Di dalam ruang tunggu
Mengapa aku biarkan kau pergi
Berlalu dari hadapanku malam itu
Baik-baiklah di sana