Terlalu lama diabaikan, dirampas martabat dan kesempatan
Countless sleepless days in underestimation
Banyak hari tanpa tidur karena dianggap remeh
But under these anxious, darkening leaves
Tapi di bawah daun-daun gelisah yang semakin gelap ini
No word goes unheard
Tak ada kata yang tak didengar
And no deed is without compensation
Dan tak ada perbuatan yang tanpa imbalan
When the workers come to collect their wages
Saat para pekerja datang untuk menuntut hak mereka
Now the straw men are swaying in the distance
Kini patung jerami bergoyang di kejauhan
The have-nots calling in the listless wind
Yang tak punya berteriak dalam angin yang lesu
Whispering for retribution
Berbisik meminta pembalasan
Waiting for some voice to call them
Menunggu suara yang memanggil mereka
From the bottom where you left them
Dari dasar tempat kau tinggalkan mereka
So onward friends from our battered homes
Jadi maju, kawan-kawan, dari rumah kita yang hancur
Forward to the onrush of cast stones, crushed bones
Maju ke arah hujan batu, tulang yang remuk
And the gallows
Dan tiang gantungan