Lirik Salty Dog [Mono Version] (Terjemahan) - Procol Harum
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
'All hands on deck, we've run afloat!' I heard the captain cry
‘Semua tangan di dek, kita sudah melayang!’ Aku mendengar kapten berteriak
'Explore the ship, replace the cook: let no one leave alive!'
‘Jelajahi kapal, ganti juru masak: jangan ada yang selamat!’
Across the straits, around the Horn: how far can sailors fly?
Melintasi selat, mengelilingi Tanduk: seberapa jauh pelaut bisa terbang?
A twisted path, our tortured course, and no one left alive
Jalan berliku, arah kita yang tersiksa, dan tak ada yang tersisa hidup
We sailed for parts unknown to man, where ships come home to die
Kita berlayar ke tempat yang tak dikenal manusia, di mana kapal kembali untuk mati
No lofty peak, nor fortress bold, could match our captain's eye
Tak ada puncak tinggi, atau benteng berani, yang bisa menandingi tatapan kapten kami
Upon the seventh seasick day we made our port of call
Pada hari ketujuh mual di laut, kita tiba di pelabuhan tujuan
A sand so white, and sea so blue, no mortal place at all
Pasir seputih itu, dan laut sebiru ini, tempat yang tak ada di dunia
We fired the gun, and burnt the mast, and rowed from ship to shore
Kami menembakkan meriam, dan membakar tiang, lalu mendayung dari kapal ke pantai
The captain cried, we sailors wept: our tears were tears of joy
Kapten berteriak, kami para pelaut menangis: air mata kami adalah air mata kebahagiaan
Now many moons and many Junes have passed since we made land
Kini banyak bulan dan banyak Juni telah berlalu sejak kita tiba di daratan
A salty dog, this seaman's log: your witness my own hand
Anjing pahit, catatan pelaut ini: saksi tangan saya sendiri
‘Semua tangan di dek, kita sudah melayang!’ Aku mendengar kapten berteriak
'Explore the ship, replace the cook: let no one leave alive!'
‘Jelajahi kapal, ganti juru masak: jangan ada yang selamat!’
Across the straits, around the Horn: how far can sailors fly?
Melintasi selat, mengelilingi Tanduk: seberapa jauh pelaut bisa terbang?
A twisted path, our tortured course, and no one left alive
Jalan berliku, arah kita yang tersiksa, dan tak ada yang tersisa hidup
We sailed for parts unknown to man, where ships come home to die
Kita berlayar ke tempat yang tak dikenal manusia, di mana kapal kembali untuk mati
No lofty peak, nor fortress bold, could match our captain's eye
Tak ada puncak tinggi, atau benteng berani, yang bisa menandingi tatapan kapten kami
Upon the seventh seasick day we made our port of call
Pada hari ketujuh mual di laut, kita tiba di pelabuhan tujuan
A sand so white, and sea so blue, no mortal place at all
Pasir seputih itu, dan laut sebiru ini, tempat yang tak ada di dunia
We fired the gun, and burnt the mast, and rowed from ship to shore
Kami menembakkan meriam, dan membakar tiang, lalu mendayung dari kapal ke pantai
The captain cried, we sailors wept: our tears were tears of joy
Kapten berteriak, kami para pelaut menangis: air mata kami adalah air mata kebahagiaan
Now many moons and many Junes have passed since we made land
Kini banyak bulan dan banyak Juni telah berlalu sejak kita tiba di daratan
A salty dog, this seaman's log: your witness my own hand
Anjing pahit, catatan pelaut ini: saksi tangan saya sendiri