HOME » LIRIK LAGU » P » PROCOL HARUM » LIRIK LAGU PROCOL HARUM
  • Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Lagu In The Wee Small Hours Of Six Pence (Terjemahan) - Procol Harum

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
In the wee small hours of sixpenceDi pagi buta enam peniand the lighted chandelierdan lampu gantung yang menyalastands a rusty old retainerberdiri seorang pelayan tua berkaratwhose old eyes are filled with tearsyang matanya yang tua dipenuhi air matafor his master, Good Sir Galant,untuk tuannya, Tuan Galant yang Baik,who is now off to the warsyang kini pergi berperangAnd although his eyes are cryingDan meski matanya menangiswe know grief is not the causekita tahu kesedihan bukan penyebabnyaAnd if grief is not the reasonDan jika kesedihan bukan alasannyahe must be of sterner stuffdia pasti terbuat dari bahan yang lebih kerasand his sword though old and rustydan pedangnya meski tua dan berkaratmust be blunt as sharp enoughpasti tumpul tapi cukup tajam
In the wee small hours of sixpenceDi pagi buta enam peniand the broken window panedan jendela yang pecahstand the remnants of the eveningberdiri sisa-sisa malamwho are waiting all in vainyang menunggu sia-siafor the crowing of the cockereluntuk kokokan ayam jantanshowing morning is not nightmenandakan pagi bukan malamBut the air is filled with silenceTapi udara dipenuhi keheninganand the daylight is not brightdan siang tidak begitu terangBut still darkness is no reasonNamun kegelapan bukan alasanWe are men of sterner stuffKita adalah pria yang terbuat dari bahan yang lebih kerasand our swords though old and rustydan pedang kita meski tua dan berkaratstill are blunt as sharp enough.masih tumpul tapi cukup tajam.
In the wee small hours of sixpenceDi pagi buta enam peniand the hat-stand in the halldan tempat gantungan topi di aulawaiting only for the morningmenunggu hanya untuk pagishadows flitting 'cross the wallbayangan melintas di dindingAnd perhaps that old retainerDan mungkin pelayan tua ituWhom now giving of his allyang kini memberikan segalanyamay have once been just as we aremungkin pernah seperti kitaand now has no face at all.dan kini tidak memiliki wajah sama sekali.But still grief was not the reasonTapi tetap saja kesedihan bukan alasannyahe was made of sterner stuffdia terbuat dari bahan yang lebih kerasand his sword though old and rustydan pedangnya meski tua dan berkaratstill was blunt as sharp enough.masih tumpul tapi cukup tajam.