Terjebak di antara hidup atau mati, aku merasa lemah.
Hard to breathe I try and try, I'll get asphyxiated.
Susah bernapas, aku coba terus, aku akan kehabisan napas.
Swinging from the tallest height, with nothing left to hold on to.
Bergoyang dari ketinggian tertinggi, tanpa ada yang bisa dipegang.
Every sky is blue, but not for me and you.
Setiap langit berwarna biru, tapi tidak untuk kita berdua.
Come home, come home, come home, come home.
Pulanglah, pulanglah, pulanglah, pulanglah.
Glass and petrol vodka gin, it feels like breathing methane.
Kaca dan vodka gin, rasanya seperti bernapas metana.
Throw yourself from skin to skin, and still it doesn't dull the pain.
Beralih dari satu kulit ke kulit lain, dan rasa sakitnya tetap ada.
Vanish like a lipstick trace, it always blows me away.
Hilang seperti jejak lipstik, selalu membuatku terpesona.
Every cloud is grey, with dreams of yesterday.
Setiap awan berwarna abu-abu, dengan impian kemarin.
Come home, come home, come home, come home,
Pulanglah, pulanglah, pulanglah, pulanglah,
come home, come home, come home, come home.
pulanglah, pulanglah, pulanglah, pulanglah.
Always goes against the grain, and I can try and deny it
Selalu melawan arus, dan aku bisa mencoba untuk menyangkalnya
Give a monkey half a brain, and still he's bound to fry it.
Berikan seekor monyet setengah otak, dan dia tetap akan menggorengnya.
Now the happening scene is dead, I used to want to be there too.
Sekarang tempat yang ramai sudah mati, aku dulu ingin berada di sana juga.
Every sky is blue, but not for me and you.
Setiap langit berwarna biru, tapi tidak untuk kita berdua.
Come home, come home, come home, come home,
Pulanglah, pulanglah, pulanglah, pulanglah,
come home, come home, come home, come home.
pulanglah, pulanglah, pulanglah, pulanglah.