Pagi Jumat ketika dia melangkah keluar dari pintu
She couldn't take anymore and so she tried to ignore
Dia sudah tidak bisa lagi dan jadi berusaha untuk mengabaikan
Her daddy he wanted to settle the score
Ayahnya ingin menyelesaikan semua masalah
From all the little meetings they had had before
Dari semua pertemuan kecil yang pernah mereka lakukan sebelumnya
All the secrets started taking their toll
Semua rahasia mulai mempengaruhi mereka
Making daddy more bold, but it was bruising her soul
Membuat ayahnya semakin berani, tapi itu melukai jiwanya
He didn't know that she had already told
Dia tidak tahu bahwa dia sudah menceritakannya
Her mother already knows and now the drama unfolds
Ibunya sudah tahu dan sekarang drama pun terungkap
As she says
Saat dia berkata
My, you’re my angel in disguise
Kau, malaikatku yang tersembunyi
You look at me with patient eyes
Kau memandangku dengan mata yang sabar
My, you’re my angel in disguise
Kau, malaikatku yang tersembunyi
You saved my from that one last cry
Kau menyelamatkanku dari tangisan terakhirku
It’s Friday evening and he's at it again
Ini malam Jumat dan dia melakukannya lagi
Another hour and then all the pressure begins
Satu jam lagi dan semua tekanan pun dimulai
The phone keeps ringing so he finally gives in
Telepon terus berdering jadi dia akhirnya menyerah
To hear the voice of his wife asking where have you been
Untuk mendengar suara istrinya bertanya, "Kau di mana saja?"
He tells her I’ll be home as soon as I can
Dia bilang, "Aku akan pulang secepat mungkin"
So tuck the kids into bed ‘cause time has slipped through my hands
Jadi tidurkan anak-anak karena waktu sudah berlalu begitu cepat
A pause and then she says she loves him again
Ada jeda dan kemudian dia berkata dia mencintainya lagi
Then it finally sets in that she’s always been
Kemudian dia menyadari bahwa dia selalu ada
It’s Friday morning and she walked through the door
Ini pagi Jumat dan dia melangkah masuk ke dalam
All of those thoughts from before she no longer ignored
Semua pikiran itu dari sebelumnya tidak lagi diabaikannya
She’s finally home she set her bags on the floor
Akhirnya dia di rumah, dia meletakkan tasnya di lantai
But her mother wasn't there to hold her hand anymore
Tapi ibunya tidak ada lagi untuk menggenggam tangannya
She heard her daddy he was calling her name
Dia mendengar ayahnya memanggil namanya
She went back to his room but he wasn't the same
Dia kembali ke kamarnya tapi ayahnya sudah berbeda
He said I’m sorry for the tears that you've cried
Dia berkata, "Maafkan aku untuk air mata yang kau tangiskan"
Will you ever forgive me she said I’ve already tried, as he said
Apakah kau akan memaafkanku? Dia berkata, "Aku sudah mencoba," saat dia berkata