Kau ingat saat kita adalah dua burung indah yang menerangi langit saat kita terbang
You were orange and red like the sun when it sets I was green as an apple’s eye
Kau berwarna oranye dan merah seperti matahari saat terbenam, aku se hijau buah apel
You said you loved all the songs that I'd sing but nothing like you’d ever heard
Kau bilang kau suka semua lagu yang aku nyanyikan, tapi tidak ada yang seperti yang pernah kau dengar
And I said I loved you with all of my heart when we were two beautiful birds
Dan aku bilang aku mencintaimu sepenuh hati saat kita adalah dua burung indah
Remember when we were two beautiful birds we would say when the morning would come
Ingatkah saat kita adalah dua burung indah yang selalu berkata saat pagi tiba
You are silver and blue like the moon when it’s new I was gold as the summer sun
Kau berwarna perak dan biru seperti bulan yang baru, aku se emas matahari musim panas
But one day you asked for a different song
Tapi suatu hari kau minta lagu yang berbeda
One that I just couldn’t sing
Satu lagu yang tak bisa aku nyanyikan
I got the melody sharp and the words all wrong
Melodinya tajam dan kata-katanya semua salah
Those were the last days of spring
Itu adalah hari-hari terakhir musim semi
To build a nest we pecked feathers from our chests
Untuk membangun sarang, kita mencabuti bulu dari dada kita
Like a book tearing out every page
Seperti buku yang merobek setiap halamannya
We weren’t to know that these feathers would grow
Kita tak tahu bahwa bulu-bulu ini akan tumbuh
Into a beautiful cage
Menjadi sebuah kandang yang indah