Sebuah tatapan
Ojos que matan
Mata yang bisa membunuh
De rodillas en tentacion
Dibawa berlutut oleh godaan
Una palabra y no puede darle el no
Satu kata dan dia tak bisa bilang tidak
Una noche y su alma quiebra con
Satu malam dan jiwanya tertegun oleh
Tremenda fuerza
Kekuatan yang luar biasa
Y quien puede reprocharle
Dan siapa yang bisa menyalahkannya
Conosco ese momento de flojedad
Aku mengenali saat-saat lemah itu
Veneno tierno que siembra la ansiedad
Racun lembut yang menanamkan kecemasan
Cada día tan confuso
Setiap hari begitu membingungkan
Sus demonios fuertes intrusos
Setan-setan kuatnya mengintimidasi
Cada noche su alma apuesta
Setiap malam jiwanya dipertaruhkan
Warm smile - long blond hair
Senyum hangat - rambut pirang panjang
Pretty green eyes and skin damned fair
Mata hijau cantik dan kulit yang sangat cerah
For sure lucky to get with a girl like that
Pasti beruntung bisa bersama gadis seperti itu
Couldn't pass this chance no matter what
Tak bisa melewatkan kesempatan ini apapun yang terjadi
Shared a rock then went to her place
Berbagi momen lalu pergi ke tempatnya
Substances and adrenalin made his heart race
Zat-zat dan adrenalin membuat jantungnya berdebar
So unreal floating on a white cloud
Begitu tak nyata melayang di atas awan putih
So surreal premonition of a white shroud
Begitu surreal, firasat tentang kain kafan putih
Pretty woman though, not all she seemed
Gadis cantik, tapi tidak seperti yang terlihat
Soon grim reality and not a dream
Segera kenyataan pahit, bukan mimpi
Wasn't the first certainly not her last
Bukan yang pertama, pasti bukan yang terakhir
Moment of weakness, became victim of her past
Saat lemah, menjadi korban masa lalunya
Had his night of empty pleasure with his Belle
Menghabiskan malam tanpa makna dengan gadisnya
If he could only escape from this hell
Seandainya dia bisa melarikan diri dari neraka ini
Turn back time, but time gone, too late
Mengembalikan waktu, tapi waktu telah berlalu, sudah terlambat
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back, lean back, lean back
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar, bersandar, bersandar
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Mocking and slandering won't relent
Cemoohan dan fitnah takkan berhenti
Day after day giving no chance to repent
Hari demi hari tak memberi kesempatan untuk bertobat
Routinely insulted no concern or respect
Dihina secara rutin tanpa perhatian atau rasa hormat
No chance to ponder or chance to reflect
Tak ada kesempatan untuk merenung atau merenungkan
World around him getting' colder
Dunia di sekelilingnya semakin dingin
Heavy burden carried on his shoulders
Beban berat dipikul di pundaknya
Tellin' him "I told YA"
Memberitahunya "Aku sudah bilang"
None to turn to and no support
Tak ada tempat untuk bersandar dan tak ada dukungan
No shoulder to cry on for his life cut short
Tak ada bahu untuk bersandar saat hidupnya terpotong
Pretty woman though, not all she seemed
Gadis cantik, tapi tidak seperti yang terlihat
Soon grim reality and not a dream
Segera kenyataan pahit, bukan mimpi
Wasn't the first certainly not her last
Bukan yang pertama, pasti bukan yang terakhir
Moment of weakness, became victim of her past
Saat lemah, menjadi korban masa lalunya
Had his night of empty pleasure with his Belle
Menghabiskan malam tanpa makna dengan gadisnya
If he could only escape from this hell
Seandainya dia bisa melarikan diri dari neraka ini
Turn back time, but time gone, too late
Mengembalikan waktu, tapi waktu telah berlalu, sudah terlambat
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back, lean back, lean back
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar, bersandar, bersandar
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Had his night of empty pleasure with his Belle
Menghabiskan malam tanpa makna dengan gadisnya
If he could only escape from this hell
Seandainya dia bisa melarikan diri dari neraka ini
Turn back time, but time gone, too late
Mengembalikan waktu, tapi waktu telah berlalu, sudah terlambat
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu
Nothing left to do but lean back, lean back, lean back
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar, bersandar, bersandar
Nothing left to do but lean back and sit & wait
Tak ada yang bisa dilakukan selain bersandar dan menunggu