Ketika akal sehat mati dan orang bodoh dijadikan raja,
the wind will decline and the trees will stop singing
angin akan mereda dan pepohonan akan berhenti bernyanyi
When balance is lost and silence is gold,
Ketika keseimbangan hilang dan keheningan berharga,
not much will remains of the truth that we told
tidak banyak yang tersisa dari kebenaran yang kita ungkapkan
When love is condemned and weakness is might,
Ketika cinta dihukum dan kelemahan dianggap kekuatan,
then lonesome are we who succumb to the delight
maka kesepianlah kita yang terperdaya oleh kesenangan
When yielding is just and vassals adored,
Ketika menyerah dianggap adil dan para pengikut dipuja,
then life will decline to upsurge no more
maka hidup akan merosot dan tak akan bangkit lagi
When pleasure and sorrow are pledged to be wed,
Ketika kesenangan dan kesedihan dijanjikan untuk bersatu,
the sun and the moon will descend to be dead
matahari dan bulan akan turun untuk mati
When falsehood is honored for tainting truth,
Ketika kebohongan dihormati karena mencemari kebenaran,
the ending is near and our lives destitute
akhirnya dekat dan hidup kita dalam kekurangan
When comfort has died to leave room for remorse,
Ketika kenyamanan mati untuk memberi ruang bagi penyesalan,
then hope is forlong both with kingdom and horse
maka harapan tertunda bersama kerajaan dan kuda
But facing the end with a grin and a sword,
Tapi menghadapi akhir dengan senyuman dan pedang,
injustice will part to the sound of discord
ketidakadilan akan terpisah dengan suara ketidakselarasan