Dulu, aku sering membiarkan pintu tidak terkunci dan lampu menyala
I used to stay awake, just counting hours all night long
Dulu, aku sering begadang, menghitung jam sepanjang malam
I had so many empty rooms inside this chateau
Aku punya banyak ruangan kosong di dalam rumah ini
Yeah, oh yeah
Iya, oh iya
I'm done with sharing space with people that I don't know
Aku sudah capek berbagi ruang dengan orang-orang yang tidak kukenal
Trading pieces of my heart til I feel shallow
Memberikan sebagian hatiku sampai aku merasa hampa
I had so many empty rooms inside this chateau, oh
Aku punya banyak ruangan kosong di dalam rumah ini, oh
But ever since I met ya
Tapi sejak aku bertemu kamu
No vacancy because of you
Tidak ada kamar kosong karena kamu
There's no vacancy, no empty rooms
Tidak ada kamar kosong, tidak ada ruangan yang kosong
Got no vacancy ever since I met ya
Tidak ada kamar kosong sejak aku bertemu kamu
No vacancy 'cause of you
Tidak ada kamar kosong karena kamu
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
No vacancy, no vacancy
Tidak ada kamar kosong, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
No vacancy, no vacancy
Tidak ada kamar kosong, tidak ada kamar kosong
I used to be the type to never take a chance, oh
Dulu, aku tipe yang tidak pernah mengambil risiko, oh
Had so many walls, you'd think I was a castle
Punya banyak tembok, kamu pasti pikir aku sebuah kastil
I spent so many empty nights with faces I don't know
Aku menghabiskan banyak malam kosong dengan wajah-wajah yang tidak kukenal
But ever since I met ya
Tapi sejak aku bertemu kamu
No vacancy because of you
Tidak ada kamar kosong karena kamu
There's no vacancy, no empty rooms
Tidak ada kamar kosong, tidak ada ruangan yang kosong
Got no vacancy ever since I met ya
Tidak ada kamar kosong sejak aku bertemu kamu
No vacancy 'cause of you
Tidak ada kamar kosong karena kamu
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
No vacancy, no vacancy
Tidak ada kamar kosong, tidak ada kamar kosong
Come on, come on, listen, oh yeah
Ayo, ayo, dengarkan, oh iya
Come on, come on, listen, oh yeah
Ayo, ayo, dengarkan, oh iya
When I fell, I fell, I fell, I fell for you
Ketika aku jatuh, aku jatuh, aku jatuh, aku jatuh cinta padamu
So no vacancy, no vacancy
Jadi tidak ada kamar kosong, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
Used to be that I felt so damn empty
Dulu, aku merasa sangat hampa
Ever since I met you, no vacancy
Sejak aku bertemu kamu, tidak ada kamar kosong
No vacancy, no vacancy
Tidak ada kamar kosong, tidak ada kamar kosong
Come on, come on, listen
Ayo, ayo, dengarkan
No vacancy, oh yeah
Tidak ada kamar kosong, oh iya
Oh yeah, no vacancy
Oh iya, tidak ada kamar kosong