Lirik Nasib Bunga - Nur Halimah
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Butir mutiara kata
Rangkaian rayuan cinta
Engkau taburkan
Engkau semaikan di badan jiwa
Setelah putik berbunga
Kelopak merekah indah
Engkau mereguk
Engkau mereguk madu bak buta
Setelah benih kautanam
Dan kini bertunas muda
Engkau biarkan
Kering merana mendamba cinta
Sampai hati kau merenggut bunga di jambangan
Lalu kaucampakkan dia dalam pelimbahan
Sungguh tak terpikulkan beban aib dan noda
Duka bertindih derita duhai nasib bunga
Masih adakah mentari nan cerah
Dosa dan dosa mengundang bencana
Apakah harus berputus asa
Iba dan belas kasihan
Hanya itulah harapan
Masih adakah
Agak secercah cinta tersisa
Rangkaian rayuan cinta
Engkau taburkan
Engkau semaikan di badan jiwa
Setelah putik berbunga
Kelopak merekah indah
Engkau mereguk
Engkau mereguk madu bak buta
Setelah benih kautanam
Dan kini bertunas muda
Engkau biarkan
Kering merana mendamba cinta
Sampai hati kau merenggut bunga di jambangan
Lalu kaucampakkan dia dalam pelimbahan
Sungguh tak terpikulkan beban aib dan noda
Duka bertindih derita duhai nasib bunga
Masih adakah mentari nan cerah
Dosa dan dosa mengundang bencana
Apakah harus berputus asa
Iba dan belas kasihan
Hanya itulah harapan
Masih adakah
Agak secercah cinta tersisa