Sprawled on faked house
Leaked light through a bleach blouse
A summer, you called it so
Undressed at your peak now
Come, call it or faked now
A summer, you soaked it up
Haunting yourself
And I painted all your cavalry
Made to rebel
Did you ache from all your bravery?
Haunting yourself
And I painted all your cavalry
Made to rebel
Did you ache from all your bravery?
I can't feel
The dawning of it all
Was it all gone all alone?
I can't feel
The morning of it all
Was it all gone all alone?
I would never let it go
I'd never let it, I'd never let it go
I'd never let it, I'd never let it go
I'd never let it, I'd never let it go
I'd never let it, I'd never let it go
Be the girl if you want to
Be the girl if you wanted to
Be it all if you want to
Be that girl if it you'd wanted to
Be the girl if you want to
Be the girl if you wanted to
Be it all
Where'd it go?
Where'd it go?
Where'd it go?
Be the girl if you want to
Be the girl if you wanted to
Be it all
Be the girl if you want to
Be the girl if you wanted to
Be it all
Where'd it go?
Makna Lagu Cavalry
Lirik lagu ini terasa seperti kilas balik tentang hubungan yang dulu begitu hangat, bebas, dan penuh rasa kagum, tapi perlahan berubah jadi kenangan yang sulit dipahami ujungnya. Ada nuansa musim panas yang dipakai sebagai simbol masa indah, momen ketika semuanya terasa hidup dan dekat. Namun seiring waktu, hubungan itu mulai terasa samar. Perasaan kehilangan mulai muncul ketika kenangan yang dulu begitu kuat sekarang hanya tersisa dalam pikiran. Karena itulah lagu ini dipenuhi pertanyaan dan rasa bingung tentang ke mana semua rasa itu pergi.
Lagu ini juga menggambarkan seseorang yang masih belum bisa benar-benar move on dari masa lalunya. Ia seperti terus mengingat detail-detail kecil dari hubungan tersebut dan menolak melepaskannya begitu saja. Ada rasa kagum terhadap seseorang yang dianggap berani menjadi dirinya sendiri, tetapi di saat yang sama ada juga rasa sedih karena hubungan itu tidak bertahan. Kalimat tentang ātidak akan pernah melepaskanā menunjukkan kalau kenangan itu masih terus hidup, bahkan ketika semuanya sudah berakhir.
Selain soal kehilangan, lagu ini punya vibes pencarian jati diri dan kebebasan menjadi diri sendiri. Ada dorongan untuk membiarkan seseorang menjalani hidup sesuai keinginannya tanpa harus mengikuti ekspektasi orang lain. Namun meski mencoba menerima perubahan itu, tetap ada rasa kosong yang tertinggal. Lagu ini akhirnya terasa seperti campuran antara nostalgia, rasa kehilangan, dan usaha untuk memahami kenapa sesuatu yang dulu terasa begitu nyata sekarang hanya jadi bayangan yang terus dipikirkan.