Nganti ngimpi ra iso turu,
Pesanmu saiki wis ora metu,
Tapi jenengmu isih neng atiku.
Esemmu gawe tetep kelingan,
Suaramu isih ing pikiran,
Ra gampang kanggo aku lali kowe
Nanging saben dino terus kebayang
Nganti kapan aku kudu,
Ngenteni kabarmu sing ra metu,
Mbiyen kowe janji ora lungo,
Saiki malah ra ono opo opo
Isih tak eling saben bengi,
Jenengmu tetep neng ati iki,
Ora nyalahke, mung kangen wae,
Senajan kowe dudu duwekku maneh.
Lagu iki tak tulis karo ngelus dodo,
Ngrungokke kowe karo wong liyo,
Rasane, atiku nyesek,
Nanging yo piye, kudu tetep cepet-cepet legowo.
Nganti kapan aku kudu,
Ngenteni kabarmu sing ra metu,
Mbiyen kowe janji ora lungo,
Saiki malah ra ono opo-opo.
Isih tak eling saben bengi,
Jenengmu tetep neng ati iki,
Ora nyalahke, mung kangen wae,
Senajan kowe dudu duwekku maneh.
Makna Lagu Legowo
Lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang masih sulit melupakan mantan kekasihnya meskipun hubungan mereka sudah berakhir. Setiap malam ia terus memikirkan orang tersebut sampai sulit tidur, bahkan kehadirannya masih terasa lewat kenangan, senyuman, dan suara yang terus teringat di kepala. Walaupun komunikasi sudah terputus dan tidak ada lagi kabar yang datang, perasaannya belum benar-benar hilang. Ia masih menyimpan nama dan kenangan itu di dalam hati, sehingga rasa rindu terus muncul meski keadaan sudah berubah.
Lagu ini juga menunjukkan perasaan kecewa karena janji yang pernah diucapkan ternyata tidak bertahan. Dulu ada harapan untuk tetap bersama, tetapi kenyataannya orang yang dicintai memilih pergi. Hal itu membuatnya terus bertanya-tanya sampai kapan harus menunggu dan berharap. Namun menariknya, rasa kecewa tersebut tidak berubah menjadi kebencian. Ia tidak menyalahkan siapa pun, melainkan hanya merasakan kerinduan yang belum selesai dan sulit untuk dilepaskan begitu saja.
Pada akhirnya, lagu ini bercerita tentang proses menerima kenyataan yang pahit. Ada rasa sakit saat melihat orang yang pernah dicintai sudah bersama orang lain, tetapi ia berusaha untuk tetap tegar dan belajar ikhlas. Meski hati masih terasa sesak dan kenangan masih sering datang, ia sadar bahwa hubungan itu sudah menjadi bagian dari masa lalu. Lagu ini terasa seperti curhatan seseorang yang sedang berusaha berdamai dengan kehilangan, sambil perlahan melepaskan harapan dan belajar melanjutkan hidup meskipun rasa rindunya masih belum sepenuhnya hilang.